Tama S. Langkun Soroti Maraknya Kriminalisasi Pembela HAM dan Advokat

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Tama S. Langkun menyoroti banyaknya kasus dugaan kriminalisasi yang menimpa aktivis HAM hingga advokat. Padahal, menurut Tama, saat ini Indonesia tengah berupaya untuk memperbaiki regulasi hukum.

"Tapi di waktu yang sama, di saat yang sama, itu masih banyak juga aktivis, human rights defender, pembela HAM, itu yang masih mendapat ancaman," kata Tama seusai menjadi pemateri dalam kegiatan bertajuk 'Tantangan dan Strategi Perlindungan Hukum bagi Pengacara Publik dalam Menjalankan Tugas Profesi' yang digelar DPC Peradi Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).

Merujuk data Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), beberapa tahun terakhir terdapat ratusan kasus tersebut terjadi, di mana 197 korban di antaranya merupakan advokat.

Baca Juga :
Kejagung Periksa Kejari Karo soal Kasus Amsal Sitepu, Tama S Langkun: Komitmen Jaga Integritas Hukum

"Jadi, advokat yang kita harapkan menjadi pembela kepentingan publik, di saat yang sama juga masih rentan terhadap ancaman-ancaman, kekerasan, maupun kriminalisasi," ujarnya.

"Maka dari itu kita diskusi, kita harus cari jalan keluar, dan kita berharap komitmen dari negara," sambungnya.

Tama melanjutkan, ia menyambut positif dengan apa yang digelar DPC Peradi Jakarta Pusat ini. Menurutnya, hal ini sebagai aksi nyata untuk peningkatan terkait pembelaan kepada publik.

Baca Juga :
Tama S Langkun: HUT Ke-10 Momentum Partai Perindo Bertransformasi

"Jadi kita punya semangat yang sama nih. Peradi juga pengen bela publik, Perindo pengen bela publik juga, nah kita harus tingkatkan kapasitas untuk ke sana," ucapnya.

(Rahman Asmardika)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rosan Sebut Bos Badan Ekspor Luke Mahony Berpengalaman dan Bisa Bahasa Indonesia
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rumah Tangga Dede Sunandar Memanas, Karen Hertatum Ngaku Disudutkan Mertua hingga Tak Pernah Dibela Suami
• 8 jam lalugrid.id
thumb
"Bobotoh": Ketika Sepak Bola Menjadi Identitas Kultural Sunda
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BGN Tegaskan Tidak Buka Opsi Susu Formula Bayi dalam Program Makan Bergizi Gratis
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kursi Sekda Tangsel dan Tuntutan Transparansi...
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.