Respons Purbaya soal Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi dugaan aliran uang ke Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budi Utama yang muncul dalam sidang kasus dugaan korupsi importasi barang. Purbaya menegaskan siap mengikuti perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Saya akan ikutin perintah Bapak Presiden," kata Purbaya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Purbaya enggan berkomentar banyak mengenai peluang pencopotan Djaka. Dia mengaku masih akan melihat perkembangan sebelum mengambil keputusan.

"Ya kita lihat minggu depan ya," tuturnya.

Baca juga: Amplop Berkode di Balik Dugaan Suap ke Dirjen Bea Cukai

Jaksa Ungkap Amplop Kode '1' untuk Dirjen Bea Cukai

Diketahui sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) KPK menghadirkan Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy selalu Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai (DJBC) sebagai saksi dalam sidang kasus suap importasi barang pada Bea Cukai. Jaksa mencecar Ocoy dengan adanya kode pada amplop yang diberikan oleh pihak perusahaan swasta BlueRay.

"Izin majelis, ini kami tampilkan ya foto, kemudian tadi mengaitkan dengan kode-kode yang Pak Ocoy pahami tentang siapa-siapa yang dapat jatah amplop itu. Izin majelis, kami tampilkan sampling amplop yang ada kodenya," kata jaksa KPK M Takdir Suhan.

Jaksa Takdir menyebutkan ada salah satu amplop yang diperuntukkan untuk Dirjen Bea Cukai dengan kode nomor 1. Ocoy mengaku tidak tahu dengan pemilik amplop dengan kode nomor 1.

"Baik, kemudian izin, majelis, kami tegaskan yang Sales 2, 1 adalah Dirjen Bea Cukai. Nilainya 213.600 dolar Singapura. Itu kami yang menegaskan, kami, karena kami yang punya bukti ini. 1, 2, 1, 2, 3 memahami? Maksudnya kode-kode itu memahami?" tanya Takdir.

"Nomor 1 saya tidak tahu, Pak. Nomor 2 saya tahu, nomor 3 saya tahu, Pak," jawab Ocoy.

Baca juga: Dasco Sambangi BEI Bareng Rosan di Tengah IHSG Tertekan

Jaksa Takdir kemudian bertanya siapa yang memberi amplop tersebut kepada pemilik masing-masing kode. Ocoy mengaku tidak tahu siapa yang memberi.

"Kalau untuk yang kode-kode yang lain ini apakah juga lewat saksi atau sepengetahuan saksi lewat mereka langsung? Dikasih oleh Pak John atau lewat Pak Deddy maupun Pak Andri?" tanya jaksa Takdir.

"Saya tidak tahu, Pak," ujar Ocoy.

Instruksi Prabowo

Prabowo sempat menyoroti kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan memerintahkan agar segera berbenah. Ia meminta Purbaya mengganti pimpinan DJBC jika dianggap tidak mampu melakukan tugas dengan baik.

"Saya ingatkan kembali untuk kesekian kali, Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti," kata Prabowo saat pidato dalam rapat paripurna di DPR RI, Rabu (20/5).

Baca juga: Respons Purbaya soal Momen Ditanya Prabowo Terkait Dolar di Halim




(fca/zap)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Menulis Daftar Belanja di Kertas Menurut Ilmu Psikologi
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dorong Implementasi Perda di Bengkalis, Legislator Perindo: Perlindungan Anak Harus Diperkuat!
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Wamensos Sebut Preman hingga LC Jadi Siswa-siswi Sekolah Rakyat
• 12 jam lalukompas.com
thumb
KNKT Soroti Minimnya Pelatihan Sopir Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
• 20 jam laludisway.id
thumb
Intip Acer Swift Edge 14 AI, Swift Go 14 AI Pro Edition dan Swift Air 14 AI: Pakai AI Tanpa Internet
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.