Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan Program Magang Nasional karena dinilai mampu memperkuat daya saing dan memperbesar peluang kerja peserta di dunia industri menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Tahap 2 pada 23 Mei 2026.
Sertifikasi Kompetensi Dinilai Tingkatkan Daya SaingDirektur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja praktik kepada peserta.
Menurut Darmawansyah, program magang juga harus menghasilkan pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal lulusan saat memasuki pasar kerja.
“Program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja praktik, tetapi juga harus menghasilkan pengakuan kompetensi bagi peserta,” ungkap Darmawansyah.
Ia mengatakan sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting setelah peserta menyelesaikan program magang karena memberikan pengakuan resmi terhadap keterampilan yang diperoleh selama praktik kerja.
Kemnaker juga mendorong lulusan Magang Nasional Tahap 2 untuk melanjutkan peningkatan kompetensi melalui sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.
Sertifikasi BNSP tersebut difasilitasi secara gratis oleh pemerintah.
Pendaftaran sertifikasi kompetensi dibuka pada 8 hingga 19 Juni 2026 melalui platform MagangHub.
Kemnaker Pastikan Tahapan Akhir Program Berjalan OptimalKemnaker memastikan seluruh tahapan akhir Program Magang Nasional Tahap 2 berjalan optimal menjelang penutupan program.
Tahapan tersebut meliputi penyelesaian administrasi peserta dan evaluasi pelaksanaan program magang.
Penyelenggara program juga diwajibkan menyelesaikan pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan sebelum program resmi ditutup.
Pelepasan peserta Magang Nasional Tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026.
Acara pelepasan tersebut akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.




