Malang (beritajatim.com) – Program Studi International Business Management Universitas Ma Chung berhasil meraih peringkat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Pencapaian membanggakan ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMEMBA Nomor: 083/DE/A.5/Lamemba-U/V/2026 mengenai Status Terakreditasi Unggul Program Studi Manajemen pada Program Sarjana Universitas Ma Chung, Kabupaten Malang. Status akreditasi tertinggi ini diterbitkan pada Kamis, 21 Mei 2026, dan dinyatakan berlaku untuk lima tahun ke depan hingga tahun 2031.
Ketua Program Studi International Business Management Universitas Ma Chung, Uki Yonda Asepta, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa raihan ini merupakan buah dari proses panjang yang penuh dedikasi. Seluruh elemen kampus telah bahu-membahu mempersiapkan penilaian ini sejak akhir tahun lalu.
“Prosesnya sudah dimulai sejak November lalu. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim satgas dan semua elemen yang ada di Universitas Ma Chung,” jelas Uki saat diwawancarai pada Jumat (22/5/2026).
Kendati telah meraih predikat tertinggi, Uki menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah titik akhir bagi prodi yang dipimpinnya. Ia menyatakan, ke depan Prodi International Business Management akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan serta memperluas jejaring internasional demi memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa.
Selama ini, keunggulan prodi ini bertumpu pada desain kurikulum yang mengusung semangat kewirausahaan yang kuat. Selama enam semester penuh, mahasiswa ditempa dengan mata kuliah kewirausahaan yang intensif agar siap masuk ke dalam ekosistem bisnis yang kokoh.
Tidak hanya itu, para mahasiswa juga dibekali kemampuan trilingual (Bahasa Inggris, Indonesia, dan Mandarin) serta paparan (exposure) global agar mampu bersaing di kancah internasional.
Kualitas kurikulum yang berakar pada semangat tersebut terbukti bukan sekadar teori di atas kertas.
Dampak nyatanya tercermin dari kiprah para alumni yang kini banyak menggerakkan denyut nadi bisnis anak muda, khususnya di area Malang Raya. Lulusan prodi ini terbukti sukses melahirkan unit usaha baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.
Salah satu kegiatan di program studi International Business Management Universitas Ma Chung (Foto: Istimewa)Sederet tempat populer yang kini tengah hits di Malang menjadi bukti nyata keberhasilan para alumni tersebut. Mulai dari industri kuliner dan tongkrongan seperti OURA Cafe & Restaurant, Roketto Coffee & Co, Pane è pane, Kotask Kaffee Co, dan Vosco Coffee, hingga sektor jasa dan retail seperti layanan Mocha Reflexology serta UniTAG sebagai penyedia aksesori gadget tepercaya.
“Selain piawai menjadi wirausahawan maupun sociopreneur, lulusan prodi juga memiliki daya saing yang tinggi di dunia korporat profesional kelas nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Welliam Cung, alumnus yang kini dipercaya menduduki posisi strategis sebagai General Manager di PT Sekar Laut Tbk (Finna Brand), sebuah perusahaan manufaktur pangan berskala nasional,” kata Uki Yonda Asepta melanjutkan.
Semangat berprestasi ini pun terus mengalir ke generasi mahasiswa aktif yang saat ini tengah menempuh studi di kampus. Beberapa pencapaian terbaru mereka di antaranya sukses terpilih sebagai Google Student Ambassador, BCA Youth Ambassador, serta meraih gelar Best Presenter dalam berbagai konferensi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Langkah strategis serta seluruh rekam jejak keberhasilan ini dinilai sebagai perwujudan nyata dari nilai filosofis yang diwariskan oleh para pendiri kampus. Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo, MS., M.Sc., menekankan kembali komitmen institusi dalam berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan industri.
“Universitas Ma Chung didirikan pada tahun 2007 oleh alumni sekolah Ma Chung angkatan 1946-1966 dengan komitmen kuat untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia melalui pendidikan. Raihan Akreditasi Unggul dari LAMEMBA ini menjadi validasi kuat bahwa nilai-nilai pendiri, ketajaman kurikulum, serta dampak nyata yang dibawa oleh mahasiswa dan alumni telah berada di jalur yang tepat,” pungkasnya. (dan/aje)




