REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) H Umuh Muchtar alias Wa Haji Umuh meminta Bobotoh tidak menyalakan flare saat pertandingan Persib melawan Persijap di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026). Dia menyebut, denda yang diberikan komisi disiplin PSSI ke Persib sudah banyak.
"Insya Allah besok mudah-mudahan tertib dan semua Bobotoh mengerti dan sayang kepada Persib jangan sampai ada oknum yang masuk membuat kericuhan. Jangan ada flare kalau sudah selesai bisa kalau pertandingan jangan," ucap Haji Umuh seusai menghadiri HUT Kodam III/Siliwangi ke 80 di Kota Bandung, Jumat (23/5/2026) malam WIB.
- Polda Jabar Siagakan 2.000 Personel Amankan Laga Persib vs Persijap
- Aksi Konvoi Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib, 1 Orang Kena Bacok, 19 Orang Alami Kecelakaan
- 6.115 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Pengamanan Pawai Persib
Pada sejumlah pertandingan Persib, ia menuturkan klub disanksi denda oleh komisi disiplin PSSI karena suporter menyalakan flare di stadion. Haji Umuh menyebut, di beberapa pertandingan sanksi denda mencapai Rp 3,5 miliar.
"(Denda Rp) 3,5 miliar, sayang. Bener-bener sayangi Persib. Bobotoh Jabar Persib semua baik mengerti mereka dewasa cuma ada oknum tidak jelas kalau Bobotoh asli saya berangkat dari bobotoh alhamdulillah 16 tahun tidak ada manager 16 tahun," katanya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Haji Umuh mengaku, optimistis Persib dapat meraih kemenangan melawan Persijap dan merengkuh juara liga untuk ketiga kali atau hattrick. Namun begitu, ia meminta, Bobotoh tidak terlebih bereuforia tentang juara liga.
"Saya optimis kita lihat latihan saya ke lapangan jangan dulu bilang juara tapi harus menang. Insya Allah memberikan bonus buat mereka," katanya.




