Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’ Gara-Gara Begal, Legislator Usul Rentetan Solusi

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya aksi kriminalitas jalanan, khususnya kasus begal di wilayah Jakarta Barat, memicu keresahan masyarakat hingga ramai dijuluki sebagai ‘Gotham City’ di media sosial.

Menyikapi kondisi itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Hardiyanto Kenneth mendesak penguatan sistem keamanan, mulai dari patroli rutin hingga penambahan kamera pengawas (CCTV) di titik rawan kejahatan.

Advertisement

BACA JUGA: Fakta di Balik Video Viral Pria Babak Belur di Tomang

Kenneth mengatakan, fenomena Jakarta Barat yang dijuluki Gotham City menjadi alarm serius bagi seluruh pihak karena menunjukkan adanya rasa takut yang dirasakan masyarakat akibat maraknya aksi kriminalitas jalanan.

“Kalau masyarakat sampai menyebut Jakarta Barat sebagai ‘Gotham City’, ini tentu menjadi alarm bagi kita semua. Artinya ada rasa takut dan keresahan yang benar-benar dirasakan warga,” kata Kenneth di Jakarta, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Dalam pertemuan lintas sektor melalui kegiatan Ngobrol Bareng Forkopimko (NGOPI) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kenneth berharap agar fenomena begal di Jakarta Barat bisa termitigasi dengan baik. Dia ingin masyarakat bisa kembali merasa aman saat beraktivitas baik siang maupun malam hari.

Meski begitu, Kenneth menyadari keamanan wilayah tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap titik rawan kriminalitas harus diperketat, terutama di ruas jalan minim penerangan dan pengawasan. Dia menilai, sebagian besar aksi begal maupun tindak kriminal lainnya terjadi di jalan umum yang tidak memiliki sistem keamanan memadai.

“Saya meminta dilakukan pemetaan secara detail terhadap titik-titik rawan kriminalitas. Dengan pemetaan tersebut, aparat kepolisian bisa melakukan patroli rutin dan penjagaan ekstra pada jam-jam rawan. Kehadiran aparat di lapangan sangat penting untuk memberikan efek pencegahan,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Eks Gubernur BI-Ekonom
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Pertumbuhan Tinggi, Kesejahteraan Rendah: Mengapa Ekonomi Indonesia Belum Adil?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Turkiye Siapkan Pesawat Pulangkan 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Wakapolri Lantik Bimo Suryono Jadi Ketum KBPP Polri 2026-2031
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Komisi IX Soroti Pelayanan Medis terhadap Satpam Korban Begal-Ditembak di Medan
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.