Jakarta: Jenazah calon jemaah haji (calhaj) Indonesia asal kelompok terbang (kloter) JKG 27, Muhammad Firdaus Akhlan, 72, disalatkan di Masjidil Haram pada Sabtu dini hari, 23 Mei 2026. Firdaus sempat dilaporkan hilang selama sepekan sebelum ditemukan dalam kondisi wafat.
Jenazah almarhum tiba di Masjidil Haram menggunakan buggy car sekitar pukul 03.10 waktu Arab Saudi (WAS). Jenazah Firdaus langsung ditempatkan di area salat.
Firdaus disalatkan bersama tujuh jenazah lainnya tepat setelah salat subuh berjamaah. Pelaksanaan mengikuti tradisi Masjidil Haram yang menggelar salat jenazah setiap selesai salat wajib.
Baca Juga :
Kronologi Penemuan Jenazah Firdaus, Jemaah Haji Lansia yang Hilang di MakkahPemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Petugas Penyeleggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan akan memfasilitasi pelaksanaan badal haji untuk almarhum.
"Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunannya kepada Almarhum dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar Koordinator Bidang Komunikasi Media Center Haji PPIH 2026, Hasan Affandi.
Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa.
Belajar dari peristiwa ini, ia mengimbau seluruh jemaah dan petugas untuk memperketat pengawasan dan saling jaga selama berada di Tanah Suci.
"Hasan meminta seluruh jemaah dan petugas haji Indonesia meningkatkan kepedulian selama berada di Tanah Suci untuk mencegah kasus jemaah haji hilang kembali terjadi," kata Hasan.




