Djakarta Ennichi 2026 Batal Mendadak, Penyewa Booth Kecewa Sudah Lama Daftar dan Sewa Hotel

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah penyewa booth di festival budaya Jepang Djakarta Ennichi 2026 mengaku kecewa setelah acara yang rencananya digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, itu dibatalkan secara mendadak pada Sabtu (23/5/2026).

Mario (bukan nama sebenarnya), salah satu penyewa booth asal Surabaya,  Jawa Timur, mengatakan telah mempersiapkan diri sejak tiga bulan lalu untuk mengikuti festival tersebut. Ia bahkan sudah memesan penginapan di sekitar lokasi acara.

“Buat open tenant di sini saya sudah daftar sejak bulan Februari. Sekarang malah kecewa karena acaranya batal,” ujar Mario saat ditemui Kompas.com di area Lapangan Banteng, Sabtu.

Baca juga: Wanita Tewas Tergeletak di Jalan Yasmin Bogor, Diduga Alami Luka di Leher

Namun, ia mengaku baru mengetahui pembatalan tersebut saat sudah tiba di lokasi dan mulai melakukan persiapan.

“Kalau dilihat dari segi loading dan segala macamnya juga sudah ada kejanggalan sih. Soalnya di grup panitia juga enggak ada info pasti. Harusnya kalau mau acara itu kan lagi sibuk-sibuknya,” kata dia.

Menurut Mario, sejak awal panitia dinilai tidak memberikan arahan yang jelas kepada para penyewa tenant.

Bahkan hingga acara dipastikan batal, para peserta mengaku belum mendapatkan penjelasan rinci terkait tindak lanjut maupun pengembalian dana.

“Kami juga bingung kenapa sampai batal. Sejauh ini juga enggak ada kabar dari panitia,” ujarnya.

Ia menilai penyelenggara seharusnya menunjukkan itikad baik dengan memberikan penjelasan langsung kepada para tenant yang sudah membayar biaya partisipasi.

“Atau mungkin ada iktikad baik di grup, bilang kalau misalnya enggak jadi bagaimana refund-nya atau apa. Kan yang punya acara dia, kami di sini bayar sebagai partisipan,” ucap Mario.

Mario mengaku telah berada di lokasi sejak Sabtu pagi. Namun, beberapa kru tenant miliknya terpaksa kembali ke penginapan karena kelelahan setelah melakukan proses persiapan.

Baca juga: Hercules Dipolisikan Anak Ahmad Bahar soal Dugaan Penyekapan, GRIB Jaya: Kami Hormati

“Saya tadi balik lagi ke lapangan sekitar jam 08.30 atau 09.00 WIB, dan posisinya sudah enggak ada siapa-siapa. Besok juga pasti batal,” kata dia.

Ia juga menyoroti minimnya petunjuk teknis di lokasi acara. Menurut Mario, tenant kesulitan mencari posisi booth karena area festival cukup luas dan tidak dilengkapi penanda yang memadai.

“Harusnya minimal ada yang kasih petunjuk arah atau apa. Teman-teman yang loading juga bingung placement-nya di mana, booth-nya di mana,” ujarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Mario mengatakan dirinya menyewa dua booth yang lokasinya berjauhan sehingga semakin menyulitkan proses persiapan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 WNI Korban Penculikan Zionis Israel Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Surplus Dagang Arab Saudi Naik Tiga Kali Lipat Berkat Lonjakan Harga Minyak
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
⁠Kondisi di Rumah Sakit Aceh saat Mati Lampu Serentak
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Masuki Hari Keenam, Kebakaran Gudang Plastik di Jakbar Belum Sepenuhnya Padam
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Cerita Warga Aceh Detik-Detik Mati Lampu Serentak
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.