REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Operasional objek wisata Curug Malela di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bakal dibuka, Sabtu (23/5/2026). Objek wisata yang dikenal dengan 'The Little Niagara' itu sudah tiga pekan lebih ditutup usai diterjang longsor.
"Betul untuk objek wisata Curug Malela kami sudah buka kembali. Jadi untuk pengunjung sudah bisa berwisata ke sana," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB Asep Dendih saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Dirinya mengatakan, dibukanya kembali operasional Curug Malela itu berdasarkan hasil evaluasi dan pertimbangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB. Pihaknya sudah melakukan pembersihan material longsor yang sebelumnya menutup akses jalan hingga melakukan penguatan akses di area objek wisatanya.
"Berdasarkan hasil evaluasi teknis, kondisi area wisata saat ini sudah dinyatakan aman, kondusif dan layak untuk dikunjungi wisatawan," ujar Asep.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Pihaknya juga merencanakan perbaikan di area objek wisata Curug Malela yang mengalami kerusakan saat diterjang longsor. Namun perbaikan akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
"Nanti kita insyaAllah ada perbaikan. Rencananya akan diajukan di APBD perubahan," ucap Asep.
Dirinya mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengikuti rambu-rambu keselamatan yang ada di lokasi serta mengikuti petunjuk pengelola demi keamanan dan keselamatan pengunjung ketika berlibur di objek wisata yang berada di pelosok Bandung Barat itu.
Pengelola Curug Malela Leo Marwan menambahkan, setidaknya ada enam titik longsor yang merusak jalan hingga fasilitas lainnya. Namun, seluruh material longsor saat ini sudah dievakuasi dan perbaikan sehingga bisa kembali dikunjungi wisatawan.
"Yang rusak selain jalan, ada 1 warung hanyut, 1 warung rusak sama 1 kamari mandi itu hancur. Tapi sekarang jalan sudah bisa dilewati dan pengunjung bisa menikmati kembali Curug Malela," kata Leo.
Saat ditutup tiga pekan lebih, kata dia, tak sedikit wisatawan yang memaksakan datang untuk berkunjung ke Curug Malela. "Tapi kami arahkan pulang lagi karena saat itu masih berbahaya. Kalau sekarang silahkan untuk berkunjung karena sudah aman tapi tetap hati-hati," ucap dia.
Leo Marwan mengatakan, objek wisata yang berada di pelosok Bandung Barat itu biasanya dikunjungi hingga ratusan wisatawan di momen libur panjang. Pengunjung berasal dari wilayah Bandung Raya serta luar daerah.
"Kalau lagi rame bisa sampe 200 orang setiap harinya, bahlan ada yang dari Jakarta juga. Sekarang aja masih ada yang datang padahal lagi turup sementara," kata Leo.




