Samarinda, VIVA – Jeda babak pertama! Dua duel penentu gelar juara BRI Super League musim ini yang digelar secara bersamaan sejak pukul 16.00 WIB benar-benar menyajikan drama yang menguras emosi. Hasil sementara di paruh pertama pertandingan dipastikan membuat para pendukung Persib Bandung, Bobotoh, dibikin deg-degan bukan main.
Bagaimana tidak, saat Persib Bandung masih kesulitan membongkar pertahanan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sang pesaing terdekat, Borneo FC, justru mengamuk dan sudah unggul telak 4-0 atas Malut United di Stadion Segiri, Samarinda.
Borneo FC Ngamuk di Samarinda, Peralta Cetak Brace
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Borneo FC langsung menekan sejak menit awal untuk menjaga asa juara mereka. Hasilnya, skuat Pesut Etam sukses menggelar pesta gol hanya dalam kurun waktu 45 menit pertama:
- Menit 7 & 11: Penyerang andalan Borneo FC, Mariano Peralta, langsung membawa timnya terbang tinggi lewat gol cepat di menit ke-7 yang disusul oleh gol indahnya empat menit kemudian.
- Menit 12: Hanya berselang semenit dari gol kedua Peralta, gawang Malut United kembali bobol. Kali ini giliran Juan Felipe Villa Ruiz yang mencatatkan namanya di papan skor.
- Menit 26: Belum puas dengan keunggulan tiga gol, Koldo Obieta Alberdi memantapkan dominasi Pesut Etam menjadi 4-0 lewat golnya di menit ke-26.
Persib Dominan Tapi Frustrasi di GBLA
Sementara itu di Bandung, jalannya laga babak pertama kontras dengan apa yang terjadi di Samarinda. Persib sebenarnya tampil sangat dominan dan terus-menerus mengurung lini pertahanan Persijap Jepara. Namun, Laskar Kalinyamat tampil sangat disiplin dan rapat.
- Kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, menjadi pahlawan sekaligus momok menakutkan bagi lini serang Maung Bandung lewat dua aksi penyelamatan gemilangnya:
- Menit 34: Ardiansyah dengan cekatan menepis tendangan keras Adam Alis yang dilepaskan tepat di depan gawang.
- Menit 36: Dua menit berselang, sang penjaga gawang kembali melakukan save terbang spektakuler untuk menggagalkan peluang emas yang lagi-lagi didapat oleh Adam Alis.
Alhasil, hingga peluit tanda turun minum berbunyi, skor kacamata 0-0 tetap bertahan di GBLA.





