Gubernur Kalteng Minta Generasi Muda Tetap Bangga Gunakan Bahasa Daerah

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan generasi muda harus menjaga identitas budaya daerah, terutama penggunaan bahasa daerah di tengah perkembangan globalisasi dan pengaruh budaya asing.

Agustiar Sabran menyampaikan hal tersebut usai upacara puncak Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu (23/5).

“Ya harapannya sesuai dengan visi misi kami. Kami ingin generasi penerus itu berkarakter, memiliki sikap yang baik, sesuai dengan identitas kita, membawa semangat falsafah Huma Betang,” ungkap Agustiar Sabran.

Ia menyoroti fenomena sebagian anak muda yang lebih bangga menggunakan bahasa asing dibanding bahasa daerah sendiri.

Menurutnya, kemampuan berbahasa asing memang penting untuk menghadapi persaingan global, namun tidak boleh membuat generasi muda melupakan akar budaya daerah.

Bahasa Daerah Harus Tetap Dijaga

Agustiar Sabran mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini juga menjalankan program penguatan bahasa asing di sekolah melalui Dinas Pendidikan.

Program tersebut dilakukan agar pelajar memiliki kemampuan lebih dan siap bersaing di tingkat internasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahasa daerah seperti bahasa Dayak tetap harus dijaga dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit saja atau bahasa Jepang sudah bangga sekali. Kita tetap harus menjaga dan bangga dengan diri sendiri,” ujar Agustiar Sabran.

Ia menilai identitas budaya menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda Kalimantan Tengah.

Generasi Muda Diminta Berani Bersaing dan Berinovasi

Agustiar Sabran juga mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk berani berpikir besar, bekerja keras, dan terus berinovasi demi kemajuan daerah.

Ia menegaskan masa depan Kalimantan Tengah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

“Bersainglah dengan percaya diri. Berinovasilah tanpa takut gagal. Bangun kompetensi, kuasai teknologi, perkuat integritas, tetapi jangan pernah kehilangan akar budaya dan identitas sebagai anak Kalimantan Tengah,” kata Agustiar Sabran.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak ditentukan oleh kekayaan alam semata, melainkan kualitas manusianya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Bantah Serang Gereja di Intan Jaya: Itu Narasi Menyesatkan
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Polemik Pemberian Susu Formula dalam MBG, Dokter Ingatkan ASI Tak Tergantikan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemadaman Listrik Juga Terjadi di Sumbar, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
• 17 jam laludetik.com
thumb
Hasil Persita vs Persis 1-3: Laskar Sambernyawa Terdegradasi!
• 51 menit lalukompas.tv
thumb
Polisi Periksa Model Cantik Penyebar Hoaks Korban Begal, Ada Pesanan Kelompok Tertentu?
• 22 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.