Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan capaian swasembada pangan menjadi salah satu keberhasilan utama pemerintahannya dalam 19 bulan terakhir.
Kepala Negara menyebut Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada untuk sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari beras hingga jagung. Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
“Alhamdulillah banyak yang sudah kita capai, kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung,” ujar Prabowo saat menghadiri Panen Raya Udang di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Prabowo juga menyinggung sektor protein hewani yang saat ini masih terus diperkuat pemerintah. Ia optimistis Indonesia dapat mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan.
“Kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum. Ini sudah kita kerjakan, mungkin 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging,” katanya.
Baca Juga: Panen Raya di Kebumen, Presiden Prabowo Soroti Potensi Besar Industri Tambak
Menurutnya, kondisi pangan nasional saat ini relatif aman dibanding banyak negara lain yang tengah menghadapi konflik dan krisis global. Karena itu, pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas nasional.
“Pangan relatif kita aman, di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur kepada Yang Maha Kuasa kita masih tidak terlibat, tapi kita waspada,” ucapnya.
Selain memperkuat sektor pangan, Presiden menegaskan pemerintah juga terus membangun kekuatan pertahanan nasional untuk menjaga kekayaan dan sumber daya Indonesia. Ia menilai pengelolaan kekayaan nasional harus dilakukan secara mandiri demi kepentingan rakyat.
“Karena kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk jaga kekayaan kita. Dan sekarang kekayaan-kekayaan kita kita kelola sendiri,” tegas Prabowo.
Panen raya udang di Kebumen sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penguatan sektor pangan dan protein nasional melalui pengembangan kawasan budidaya perikanan modern di berbagai daerah.





