Sistem Baru TOEFL iBT 2026 Jadi Sorotan, Skor Kini Pakai Skala 1-6

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kemampuan bahasa Inggris akademik kini menjadi salah satu syarat penting bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, mengikuti program beasiswa, hingga pertukaran pelajar internasional. Seiring meningkatnya kebutuhan tersebut, sistem asesmen bahasa Inggris juga mulai mengalami penyesuaian agar lebih relevan dengan pola komunikasi global saat ini.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan TOEFL Experience Day yang digelar oleh Educational Testing Service bersama Indonesian International Education Foundation di Jakarta. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Bahasa Inggris Bakal Jadi Mata Pelajaran Wajib Murid SD Mulai 2027
Program Doom Tra Kosong Cetak Rekor MURI Pelatihan Bahasa Inggris Terbanyak

Acara yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta tersebut mempertemukan tenaga pendidik, konselor pendidikan, institusi, hingga pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas perkembangan terbaru tes TOEFL iBT dan tantangan komunikasi akademik di era global.

Dalam forum tersebut, ETS memperkenalkan pembaruan TOEFL iBT 2026 yang menghadirkan sejumlah perubahan, mulai dari sistem penilaian baru berskala 1-6, desain tes yang lebih adaptif, hingga penyesuaian materi yang dinilai lebih dekat dengan kebutuhan komunikasi akademik masa kini.

Perubahan ini disebut sebagai respons terhadap perkembangan dunia pendidikan yang semakin digital dan kolaboratif. Tes bahasa Inggris kini tidak hanya mengukur kemampuan tata bahasa atau pemahaman teks, tetapi juga kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif di lingkungan akademik internasional.

“Pendidikan dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat, sehingga asesmen juga perlu ikut beradaptasi. Melalui pembaruan TOEFL iBT 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman asesmen yang lebih relevan dengan keterampilan komunikasi masa depan yang mencerminkan cara pelajar belajar serta berkomunikasi di lingkungan akademik saat ini,” ujar Sidnei De Souza, Executive Director, Global Partnerships and Sales Management, ETS, dalam keterangannya, dikutip 23 Mei 2026. 

Menurut Sidnei, format baru TOEFL iBT juga akan menghadirkan tipe-tipe tugas yang lebih autentik. Peserta nantinya tidak hanya diuji melalui soal konvensional, tetapi juga simulasi komunikasi yang umum terjadi di dunia akademik dan profesional, seperti menulis email hingga sesi wawancara.

Perubahan tersebut dinilai penting karena tren penggunaan sertifikat bahasa Inggris kini semakin luas. Jika sebelumnya lebih identik dengan syarat studi luar negeri, kini sertifikasi bahasa Inggris juga banyak digunakan untuk kebutuhan beasiswa, mobilitas akademik, hingga peluang pendidikan internasional lainnya.

Baca Juga :
Pelajar hingga Masyarakat Papua Barat Daya Dilatih Belajar Bahasa Inggris
Penyesalan Lionel Messi Tak Bisa Bahasa Inggris
Sertifikasi Mengajar Jadi Standar Baru Guru Bahasa Inggris di Pasar Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tuchel tegaskan pemilihan skuad Inggris untuk Piala Dunia sudah tepat
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Universitas Kristen Maranatha Kawinkan Gelar Juara di Campus League Bandung
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pasokan Listrik Sumatera Selatan-Jambi-Bengkulu Berangsur Normal, PLN Fokus Kejar Sisa Beban
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hakim MK Minta Operator Seluler Cari Solusi Terkait Gugatan Kuota Internet Hangus
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AI hingga Krisis Energi Jadi Sorotan Wisuda ke-48 ITPLN
• 8 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.