BANDUNG, KOMPAS.TV - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Bandung pasca-pertandingan penutup BRI Super League 2025-26 antara Persib vs Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan seiring perayaan kemenangan oleh massa pendukung.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden Juandi, menyatakan pengamanan difokuskan pada titik-titik konsentrasi massa Bobotoh setelah keluar dari kawasan stadion.
Polisi melakukan penjagaan ketat di jalur kepulangan para pendukung guna mencegah kemacetan total di pusat kota.
“Kita antisipasi juga kepulangannya setelah dari GBLA itu di seputaran Dago-Sulanjana, Dago-Cikapayang, dan flyover Pasupati,” kata Deden dikutip dari Antaranews.
Baca Juga: Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Jadi yang Terbaru
Guna mengurai kepadatan di kawasan Dago dan Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati, polisi membagi rekayasa lalu lintas menjadi empat zona.
Di zona utara, arus kendaraan dari arah utara yang menuju selatan, timur, dan barat dialihkan melalui Jalan Hasanudin, Teuku Umar, Dipatiukur, hingga Pranatayudha ke arah timur.
Kendaraan yang menuju ke arah barat diarahkan lewat Jalan Ganesa, Tamansari, hingga kawasan Babakan Siliwangi.
Pada zona selatan, kendaraan roda empat menuju kawasan utara mulai dialihkan dari Simpang Merdeka-Riau atau kawasan Bandung Indah Plaza hingga Taman Radio.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- rekayasa lalu lintas Bandung
- Polrestabes Bandung
- Bobotoh Persib
- Flyover Pasupati
- Stadion GBLA
- Persib Bandung





