Platform media sosial X dikejutkan oleh unggahan tangkapan layar sebuah poster acara yang kemudian viral. Poster tersebut merupakan publikasi resmi dari agenda pameran teknologi dan otomotif bertajuk BYD Tech-Culture Fest.
Acara tersebut diselenggarakan di area Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Senayan. Hal yang memicu kehebohan netizen adalah keberadaan logo Partai Gerindra yang terselip di sudut poster.
Kemunculan logo partai politik tersebut memicu spekulasi dan perdebatan di jagat maya. Netizen pun mulai mempertanyakan dugaan agenda politik di balik pameran kendaraan listrik asal China ini.
Pihak DPD Gerindra DKI Jakarta pun langsung bergerak untuk memberikan klarifikasi. Langkah serupa juga dilakukan oleh manajemen BYD Indonesia guna meluruskan situasi agar tidak menjadi hoaks.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, mengonfirmasi insiden tersebut kepada publik. Rani menyatakan bahwa penyematan logo parpol tersebut murni merupakan kesalahan teknis dan kelalaian internal.
“Di sini sekalian saya bisa mewakili, ya, mungkin ada kekhilafan dan ketidakpahaman maupun kelalaian dari admin tim media kami,” ujar Rani, Minggu, 24 Mei 2026.
Rani menegaskan bahwa tidak ada niat dari pihak Gerindra untuk mempolitisasi acara otomotif tersebut. Niat awal sang admin sebenarnya hanya ingin membantu menyebarluaskan informasi mengenai acara yang bermanfaat bagi warga.
Namun, akibat kurang teliti, sang admin justru menyematkan logo partai pada materi publikasi yang disebarkan. “Untuk itu, atas nama pribadi maupun selaku pengurus DPD Gerindra DKI Jakarta, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Rani.
Baca Juga: BYD Hormati Putusan Pengadilan soal Kasus Merek Denza
Di sisi lain, pihak BYD Indonesia juga langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Melalui akun Instagram resmi, pabrikan global tersebut menegaskan bahwa acara mereka dirancang murni sebagai sarana edukasi.
"Kami menegaskan bahwa acara ini diselenggarakan secara independen dan tidak terafiliasi dengan kepentingan organisasi politik atau kelompok mana pun," tulis BYD Indonesia.





