Harga Sedikit Naik, Penjualan Hewan Kurban di Jaksel Dipastikan Stabil

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan (Sudin KPKP Jaksel) mengungkapkan ada sedikit kenaikan harga dalam penjualan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Namun, kenaikan harga ini tidak terlalu memengaruhi tingkat penjualan.

"Monitoring penjualan sejauh ini, sih, masih standar-standar saja, ya. Cuma memang ada kenaikan harga, ada sedikit kenaikan harga rata-rata," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro Yudyantoro, saat dihubungi di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 25 Mei 2026.

Dia mengatakan penjualan hewan kurban masih berjalan normal meski terdapat sedikit kenaikan harga. Dia mengungkapkan kenaikan harga itu dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya ketersediaan hewan, cuaca panas, serta keterbatasan pakan di daerah asal ternak.

"Karena mungkin ketersediaan hewan, kemudian cuaca panas, dan di daerah asalnya, ketersediaan pakan juga terbatas. Jadi, memengaruhi juga ke harga jual," ucap Ridho.

Namun, dia memastikan kondisi penjualan secara umum masih stabil.

"Sejauh ini, sih, masih standar, ya, masih stabil kalau secara umum, ya," ujar Ridho.
 

Baca Juga:  Permintaan Jasa Salon Sapi di Tulungagung Naik Dua Kali Lipat Jelang Iduladha


Ilustrasi hewan kurban. Metro TV/M. Iqbal

Sementara itu, pedagang sapi kurban Widi mengatakan sebagian besar hewan kurban yang dijual berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah. Dia menyebutkan jumlah hewan kurban yang dijual pada tahun ini relatif sama dengan tahun lalu, namun terdapat perbedaan jenis sapi yang diperdagangkan.

jenis sapi yang tersedia di lokasi penjualan tersebut, di antaranya Limousin, PO, Brahman, Bali, dan Simental. Sapi dengan bobot terbesar mencapai satu ton. Harga sapi kurban pun bervariasi, tergantung jenis dan ukurannya.

"Ya, itu tergantung, soalnya itu kan kelas jenis, jenis super, ya, jenis lima. Tergantung sapinya juga, ada yang sampai Rp100 juta lebih, ada yang Rp90 juta," tutur Widi.

Sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Selatan telah memeriksa sebanyak 18.575 ekor hewan kurban selama sepekan menjelang Iduladha. Pemeriksaan itu meliputi kelayakan syarat syariat dan kesehatan fisik guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit menular atau zoonosis serta menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamaah Haji Lansia dan Disabilitas Dapat Skema Khusus saat Armuzna
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ini Penyebab Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Koperasi Merah Putih Dibangun di Biak Utara, Dorong Penguatan Ekonomi Desa
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Demi Keamanan dan Visa, Timnas Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Anggota DPR Sebut Tembak Begal di Tempat Bisa Jadi Opsi Saat Nyawa Korban Terancam
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.