Dalam Sebulan, 3 Teror Penembakan Incar Trump-JD Vance di Sekitar Gedung Putih

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ibu kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, diguncang tiga insiden penembakan besar dalam rentang kurang dari satu bulan terakhir.

Lokasinya bukan sembarang tempat. Mulai dari gala elite politik AS bersama media, kawasan National Mall dekat Washington Monument, hingga perimeter Gedung Putih.

Rangkaian kejadian itu memperkuat kekhawatiran soal meningkatnya kekerasan politik dan ancaman keamanan domestik di AS.

Penembakan di Gala Media Washington

Insiden pertama terjadi pada 25 April 2026 saat gala tahunan koresponden Gedung Putih atau White House Correspondents' Dinner (WHCD) digelar di Washington Hilton.

Acara yang biasa disebut "Gala Media Washington" itu dihadiri Presiden AS Donald Trump, pejabat kabinet, jurnalis senior, hingga elite politik Washington.

Menurut laporan Reuters, seorang pria bersenjata mencoba menerobos checkpoint keamanan sebelum ditembak agen Secret Service.

Pelaku diketahui membawa shotgun, pistol, dan pisau. Investigasi FBI kemudian menemukan manifesto anti-pemerintah dan dugaan niat menyerang Trump serta pejabat tinggi AS.

Trump tidak terluka dalam acara tersebut.

"Syukurlah Presiden Trump aman," tulis Partai Republikan di X, usai kejadian.

Setelah dievakuasi, ia pun berbicara terkait peristiwa penembakan tersebut. Trump memastikan insiden penembakan tersebut tidak akan menghalanginya melanjutkan perang dengan Iran.

"Ini tidak akan menghalangi saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah itu ada hubungannya, tapi saya rasa tidak," ujar Trump, seperti dikutip dari AFP.

Peristiwa ini dianggap sangat serius karena WHCD selama ini dikenal sebagai simbol hubungan media dan pemerintahan AS.

Tembakan Dekat Washington Monument

Beberapa hari setelahnya, 4 Mei 2026, aparat keamanan kembali menutup sebagian kawasan National Mall usai laporan penembakan dekat Washington Monument.

Area itu merupakan salah satu titik paling sensitif di Washington karena berada di antara Gedung Putih dan Capitol Hill, tepatnya di Jalan 15 dan Independence Avenue, Washington, D.C.

Menurut The Guardian, insiden terjadi pukul 15.30 waktu setempat, hanya beberapa menit setelah iring-iringan Wakil Presiden AS JD Vance melintas di kawasan tersebut. Namun aparat menegaskan belum ada indikasi Vance menjadi target penembakan.

Dalam kejadian itu, seorang remaja yang berada di lokasi juga terkena peluru nyasar. Otoritas Washington menyebut korban mengalami luka, namun tidak dalam kondisi mengancam jiwa.

The New York Post melaporkan aparat federal dan Secret Service langsung dikerahkan dalam jumlah besar ke lokasi.

Meski tidak ada ancaman langsung terhadap presiden saat kejadian, insiden tersebut memperkuat kesan bahwa kawasan pusat pemerintahan AS semakin rentan terhadap serangan bersenjata.

Penembakan Dekat Perimeter Gedung Putih

Teror terbaru terjadi Sabtu malam, 23 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Menurut Kepala Komunikasi Secret Service, Anthony Guglielmi, pelaku mengeluarkan senjata dari dalam tas lalu mulai menembak di dekat perimeter keamanan Gedung Putih sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

"Polisi Secret Service membalas tembakan dan mengenai pelaku," kata Guglielmi dalam pernyataannya, dilansir AFP.

Ia menambahkan seorang warga sipil ikut terkena tembakan saat baku tembak berlangsung.

Trump berada di dalam Gedung Putih ketika insiden terjadi, tetapi dipastikan tidak terdampak.

Reuters melaporkan, saat itu Trump sedang berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin negara Timur Tengah untuk membahas negosiasi damai dengan Iran.

Jurnalis yang berada di North Lawn White House saat itu mengaku diminta berlari dan berlindung di ruang press briefing.

"Terdengan puluhan kali tembakan," tulis Koresponden ABC News, Selina Wang di X.

Rentetan kejadian itu membuat Washington kini berada dalam status pengamanan tinggi hampir setiap hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Andra Soni Optimistis Koperasi Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Banten
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ribuan Driver Ojol Ikut Program BOOM, Pertamina Patra Niaga Beri 25 Motor Gratis di Pengundian Periode Pertama
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen 9 WNI Korban Penyanderaan Israel Tiba di Indonesia
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jemaah Haji dari Berbagai Negara Mulai Bergerak ke Mina untuk Hari Tarwiyah
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.