TEHERAN, KOMPAS.TV - Garda Revolusi Iran (IRGC) melaporkan telah mengizinkan sejumlah kapal lewat Selat Hormuz.
Pada Minggu (24/5/2026), Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut IRGC mengungkapkan sebanyak 33 kapal telah melewati Selat Hormuz selama 24 jam terakhir.
Dikutip dari Kantor Berita Iran, Fars, IRGC melaporkan hal itu sebagai peningkatan laju transit Kargo lewat Selat Hormuz.
Baca Juga: Angels of Minab Nama Jalan di Nikaragua, Penghormatan ke Siswi Iran yang Gugur Karena Serangan AS
Pihak IRGC menegaskan hal itu menunjukkan peningkatan keamanan dan stabilitas di jalur air penting tersebut di bawah kendalinya.
Gard revolusi mencatat kapal-kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz selama 24 jam tersebut termasuk kapal tanker minyak, kapal kontainer, dan kapal komersial lainnya.
Ia menjelaskan, semuanya telah diizinkan untuk lewat setelah memperoleh izin yang diperlukan dari pasukan di bawah pengaturan keamanannya untuk jalur air strategis tersebut.
Pengakuan IRGC ini menandai peningkatan besar laju transit di Selat Hormuz sejak serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Teheran, Februari lalu.
Serangan itu yang kemudian mendorong Iran menutup Selat Hormuz, dan memberlakukan pembatasan pengiriman lewat tempat itu.
Setelah gencatan senjata diumumkan untuk menghentikan serangan pada awal April, Iran mengumumkan mereka terus mengendalikan transit melalui Selat Hormuz dengan melarang atau membatasi kapal-kapal musuh.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Fars
- irgc
- garda revolusi iran
- selat hormuz
- peningkatan keamanan
- iran





