HARIAN FAJAR, PINRANG — Pemkab Pinrang menunjukkan respons cepat terhadap ancaman abrasi yang mulai menggerus tanggul saluran di Dusun Cilallang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua.
Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung meninjau lokasi terdampak guna melihat kondisi tanggul yang kian mengkhawatirkan pada Senin, 25 Mei.
Abrasi yang terjadi di kawasan tersebut disebut berpotensi mengancam areal persawahan warga, permukiman penduduk, hingga sejumlah fasilitas umum yang berada di sekitar aliran saluran.
Irwan mengungkapkan, kerusakan tanggul tidak boleh dibiarkan berlarut karena menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.
“Kondisi ini harus segera ditangani secara serius. Jangan sampai abrasi semakin meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Irwan.
Menurutnya, Pemkab Pinrang akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang guna mencari solusi jangka panjang dalam penanganan abrasi tersebut.
“Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan melakukan koordinasi intens dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan–Jeneberang untuk mencari solusi jangka panjang agar abrasi ini bisa segera ditangani dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” katanya.
Andi Irwan menegaskan bahwa langkah penanganan yang cepat dan terukur sangat penting demi menjaga keamanan pemukiman warga sekaligus memastikan lahan pertanian masyarakat tetap produktif.
Pemerintah daerah juga berharap adanya sinergi lintas instansi agar upaya penanganan abrasi dapat segera direalisasikan sebelum kerusakan semakin meluas, terutama saat intensitas cuaca ekstrem meningkat. (ams)





