JAKARTA, KOMPAS TV – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan peta prakiraan sebaran awan Cumulonimbus (Cb) di wilayah Indonesia untuk periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026.
Hasil analisis model cuaca numerik menunjukkan adanya pergeseran konsentrasi awan badai, di mana kawasan Samudra Pasifik dan area vital Laut Jawa bagian barat kini masuk dalam radar kewaspadaan tertinggi.
Keberadaan awan Cumulonimbus selalu menjadi perhatian utama dalam dunia transportasi karena potensinya yang besar dalam memicu cuaca buruk secara mendadak.
Baca Juga: Prediksi BMKG Potensi Awan Cumulonimbus 25-31 Mei 2026, Ini Daftar Wilayah dengan Risiko Tinggi
Karakteristik awan ini yang padat dan berenergi besar berisiko mendatangkan hujan lebat, badai petir, hingga ancaman guncangan turbulensi hebat yang dapat membahayakan keselamatan navigasi udara dan laut.
Berdasarkan hasil pemetaan data kategori Frequent (FRQ) sepekan ke depan, BMKG menetapkan lima wilayah perairan luar dan jalur laut dalam yang memiliki persentase cakupan spasial awan Cumulonimbus sangat padat, yaitu di atas 75 persen.
Daftar wilayah yang masuk dalam zona merah tersebut meliputi:
- Jalur Laut: Laut Jawa bagian barat dan Laut Seram.
- Wilayah Samudra Luas: Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.
Dominasi zona merah di koridor Samudra Pasifik utara Papua dan Papua Barat Daya menjadi peringatan penting bagi maskapai penerbangan internasional rute timur.
Sementara itu, kepadatan sel awan yang tinggi di kawasan Laut Jawa bagian barat berpotensi mengganggu stabilitas kapal penyeberangan serta rute penerbangan domestik utama yang menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Senin 25 Mei 2026: Termasuk Jakarta, Lima Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Pantauan Potensi Menengah Menyelimuti Sebagian Wilayah NusantaraPenulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- awan Cumulonimbus
- prakiraan cuaca Juni 2026
- Laut Jawa barat
- Samudra Pasifik
- keselamatan penerbangan





