SIBI Diresmikan, Pemerintah Siapkan Sekolah Jadi Pusat Literasi Nasional

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Suharti, mengatakan pentingnya penguatan literasi sebagai fondasi kemajuan bangsa dalam acara bedah buku dan peresmian Pojok Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) di Perpustakaan Kemendikdasmen.

Momentum akhir Mei yang berdekatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

BACA JUGA:Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib SD, Kemendikdasmen Latih 5.777 Guru

“Tidak ada negara maju dengan pendidikan lemah dan literasi rendah. Karena itu, pendidikan bermutu untuk semua harus dikerjakan bersama,” ujar Suharti, di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Ia juga mengapresiasi buku 2045 Hz Frekuensi Masa Depan Indonesia karya Fuad Padevi yang mengajak publik menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, anak-anak yang kini berada di jenjang PAUD dan SD akan menjadi tulang punggung SDM masa depan sehingga perlu disiapkan melalui pendidikan berkualitas.

Suharti kembali menambahkan transformasi perpustakaan sebagai pusat literasi dan ruang diskusi gagasan. Program bedah buku bermutu pun akan digelar rutin untuk memperkaya wawasan dan memperkuat budaya berpikir kritis.

Peresmian Pojok SIBI sekaligus integrasinya dengan Senayan Library Management System (SLiMS) menjadi langkah strategis memperluas akses buku berkualitas. Sistem ini memungkinkan proses seleksi dan kurasi buku dilakukan secara terintegrasi dan dapat diakses lebih luas.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher

Sementara itu, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan bahwa pemerintah akan mendorong pemanfaatan SIBI secara masif hingga ke daerah.

“Kita ingin mensosialisasikan SIBI secara masif, karena ini menjadi salah satu kunci untuk pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.

Terkait implementasi di sekolah, Toni menyebut penerapannya akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing.

“Di sekolah mungkin iya bagi yang sudah siap. Tapi di setiap UPT nanti akan menjadi sumber sosialisasi SIBI untuk daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan sistem perpustakaan sekolah ke depan akan melibatkan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Hal ini sejalan dengan pemanfaatan SLiMS yang saat ini sudah banyak digunakan di sekolah dan akan terus diperkuat dalam ekosistem perpustakaan nasional.

BACA JUGA:BPKH Angkat Bicara soal Dana Haji, Tegaskan Setoran Jemaah Tetap Aman

“Ke depan arahnya ke sana, agar pengelolaan perpustakaan sekolah semakin terintegrasi,” kata Toni.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bekas Pacar Atau Mantan Pacar, Siapa Penemu Kata Mantan?
• 23 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Tito Ungkap Pemerintah Targetkan Pemulihan Pascabencana Sumatera Rampung 2028
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Tottenham Hotspur Bikin West Ham Terdegradasi, Chelsea Absen di Eropa
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
SIM Keliling Bandung Hadir 25–30 Mei 2026! Ini Lokasi, Syarat dan Biayanya
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bonus Persib Rp 1 Miliar Segera Turun, Dedi Mulyadi Minta Dipakai Beli Sate dan Jangan Lakukan ini
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.