Sapi kurban Idul Adha 1447 Hijriah dari Prabowo Subianto Presiden RI dijadwalkan tiba di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (26/5/2026) besok.
Kehadiran sapi kurban Presiden RI tersebut bakal menjadi salah satu hewan unggulan untuk menyita perhatian masyarakat dalam rangka perayaan Idul Adha tahun ini.
Helmy M. Noor Humas Masjid Al Akbar mengatakan, pada Idul Adha tahun ini terdapat empat sapi unggulan dari pejabat negara dan pemerintah daerah yang dipamerkan di antara puluhan hewan kurban lainnya.
Salah satunya adalah sapi kurban Presiden RI yang merupakan jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 1,1 ton.
Selain sapi dari Presiden, juga ada hewan kurban dari Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur berupa sapi jenis Belgian Blue berbobot 1 ton.
Kemudian sapi kurban dari Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur jenis Ongole seberat 900 kilogram serta sapi kurban Adhy Karyono Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dengan jenis yang sama berbobot 800 kilogram.
“Penyembelihan seluruh hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026 mulai pukul 06.00 WIB di area Masjid Al Akbar,” ujar Helmy dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Sementara itu terkait pelaksanaan Salat Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 06.00 WIB akan dipimpin KH. Abdul Hamid Abdullah sebagai imam.
Sedangkan khutbah akan disampaikan Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar dengan tema “Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul”.
Untuk menampung jemaah salat Idul Adha, Masjid Al Akbar menyiapkan area salat di lantai 1, lantai 2, serta halaman masjid dengan kapasitas hingga 40 ribu jemaah.
Pengaturan akses masuk masjid juga telah disiapkan berdasarkan area dan pintu tertentu guna mengurai kepadatan jemaah.
Panitia juga menyiapkan layanan kesehatan yang melibatkan tim medis dari RSUD dr. Soetomo, PMI Kota Surabaya, serta Rumah Sehat Masjid Al Akbar dengan total enam unit ambulans siaga.
Saat salat id besok, Helmy mengimbau jemaah supaya membawa alas kaki ke dalam area salat dengan memasukkannya ke tas kecil agar lebih aman dan menghindari penumpukan massa setelah ibadah selesai.
“Jamaah juga diminta menjaga barang bawaan masing-masing selama berada di kawasan masjid,” jelasnya.(wld/ipg)



