Jakarta: Utusan Khusus Bisnis Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, mengatakan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan menjadi disrupsi terbesar bagi sektor pendidikan dan dunia kerja.
Karena itu, ia mendorong perguruan tinggi untuk berani mengubah model pendidikan tradisional dan memperkuat inovasi melalui Pendidikan Transnasional atau Transnational Education (TNE).
Pernyataan tersebut disampaikan Jennifer saat menjadi panelis dalam sesi pleno Transnational Education in Indonesia: State of Play and Opportunities di Westin Hotel Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Jennifer mengatakan AI merupakan teknologi paling transformasional yang akan memengaruhi cara masyarakat belajar dan bekerja.
“Kecerdasan Buatan adalah teknologi paling transformasional yang akan kita lihat seumur hidup kita,” ujar Jennifer.
Menurut dia, kemampuan masyarakat, institusi, dan negara dalam beradaptasi terhadap AI akan menentukan apakah mereka mampu bersaing atau justru terdampak disrupsi. Relevansi Kuliah Empat Tahun Jennifer juga mempertanyakan relevansi model pendidikan sarjana konvensional berdurasi empat tahun di tengah perkembangan AI yang sangat cepat. Ia menilai perguruan tinggi perlu memperkuat integrasi dengan industri agar mahasiswa memiliki kesiapan kerja sejak awal masa pendidikan.
“Anda harus bertanya pada diri sendiri: mengapa kita akan membuat mahasiswa mengejar gelar sarjana empat tahun di lingkungan yang penuh dengan AI?” katanya.
Ia menilai perubahan besar diperlukan bukan hanya pada materi pembelajaran, tetapi juga metode pengajaran di perguruan tinggi.
Jennifer menyebut kehadiran kampus cabang universitas Australia di Indonesia sebagai langkah positif dalam penguatan kerja sama pendidikan. Namun, ia mengingatkan agar kemitraan pendidikan tidak hanya bersifat transaksional.
“Mari kita lihat ini sebagai kemitraan antara kedua negara yang bertujuan meningkatkan kapabilitas, menghasilkan dan berbagi pengetahuan, serta membangun platform pertumbuhan bersama,” ujarnya.
Baca juga: Australia Tegaskan Pendidikan sebagai Jantung Kemitraan dengan Indonesia




