HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengukuhkan empat profesor baru dalam sebuah Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas yang digelar pada Senin (25/05) di Kampus Tamalanrea, Makassar. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Empat guru besar yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Teknologi Pertanian, yaitu Prof. Dr. Kamsinah, M.Hum. di bidang Sosiopragmatik; Prof. Ir. Andi Nur Faidah Rahman, STP., M.Si., Ph.D. di bidang Ilmu Teknologi Pengolahan Pascapanen; Prof. Dr. Ir. Iqbal, STP., M.Si., IPM. di bidang Alat dan Mesin Pertanian; serta Prof. Dr. Adiansyah Syarifuddin, STP., M.Si. di bidang Teknologi Pengolahan dan Pengawetan.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, yang hadir langsung dalam acara tersebut bersama Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, serta keluarga besar para profesor, menyampaikan apresiasi atas berbagai hasil penelitian yang telah dipaparkan oleh para guru besar.
Prof JJ menegaskan bahwa perguruan tinggi harus berperan aktif dalam melahirkan inovasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan nasional. Ia menambahkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian administratif atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam membentuk budaya akademik yang bermartabat.
“Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, tetapi juga generasi yang beradab, santun, dan memiliki karakter kuat. Kampus harus menjadi contoh terbaik dalam membangun peradaban itu,” jelas Prof JJ.
Lebih lanjut, Prof JJ menilai bahwa indikator penting bagi dosen ke depan adalah kemampuan melahirkan inovasi yang bernilai dan berdampak luas. Ia memberi perhatian khusus pada peran dosen muda sebagai motor penggerak kemajuan kampus.
“Kita membutuhkan dosen-dosen muda untuk bersinar, bergerak cepat, dan menghadirkan karya-karya inovatif. Unhas terus melaju dengan cepat untuk menghasilkan ekosistem akademik yang kuat, mandiri, dan berdaya saing global,” tambahnya.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Unhas terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas. Pengukuhan empat profesor baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Unhas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)





