Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan kondisi cuaca pada Selasa (26/5/2026), didominasi cerah dengan potensi hujan berintensitas ringan sepanjang hari di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Pada pagi hari cuaca diperkirakan cerah, tetapi masyarakat diminta tetap sedia payung karena terdapat peluang hujan intensitas ringan.
Memasuki siang hingga sore, cuaca berawan diprediksi mendominasi langit Jawa Timur dengan potensi hujan ringan yang bisa terjadi secara merata.
Lalu pada malam hari cuaca diprediksi cerah, tetapi masyarakat tetap diminta hati-hati karena peluang hujan ringan tetap bisa saja berlanjut. Cuaca cerah dengan potensi hujan ringan diprediksi tetap berlanjut hingga dini hari.
BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 11 hingga 33 derajat celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 51 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam.
Selain itu, BMKG Maritim Tanjungperak juga merilis peringatan dini kondisi cuaca maritim di perairan Jawa Timur yang berlaku mulai 26 Mei 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, berpotensi hujan ringan. Angin bertiup didominasi dari arah tenggara dengan kecepatan maksimum 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0 hingga 0,8 meter.
Cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Selat Madura, dengan diprediksi cuaca berawan dengan angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimum mencapai 23 knot atau sekitar 43 kilometer per jam, dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,2 meter.
Adapun di perairan selatan Jawa Timur, masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diminta meningkatkan kewaspadaan. Cuaca berawan disertai angin dari timur dengan kecepatan maksimum hingga 29 knot atau sekitar 54 kilometer per jam berpotensi memicu gelombang setinggi 0,8 hingga 2,4 meter.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.(mar/iss)




