Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini bertengger di zona merah. IHSG sempat mengalami kenaikan di awal perdagangan hari ini, meski ditutup dengan penurunan.
Berdasarkan data RTI, Selasa, 26 Mei 2026, IHSG sore turun 76,159 poin atau setara 1,23 persen ke posisi 6.130,190. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 6.201. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 6.124 dan tertinggi di posisi 6.286.
Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 24,608 miliar senilai Rp17,916 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.640 triliun dengan frekuensi sebanyak 1.962.958 kali.
Sore ini, tercatat sebanyak 241 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 447 saham melemah, dan 133 saham lainnya stagnan.
Baca Juga :
Jadwal Bursa Saham: Libur 27-28 Mei, Buka Lagi 29 Mei 2026(Ilustrasi. MI/Usman Iskandar) IHSG sudah diprediksi akan koreksi Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi koreksi hari ini. "Diperkirakan support IHSG 6.060-6.170 dan resist IHSG 6.250-6.270," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
IHSG pada perdaagngan kemarin, 25 Mei 2026, ditutup naik 0,72 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp2,09 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah AMMN, BMRI, AMRT, ANTM, dan TPIA.
Sementara itu, Jumat lalu, 22 Mei 2026, indeks saham Wall Street ditutup naik. Penguatan didorong meredanya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,58 persen, S&P 500 menguat 0,37 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,19 persen.
Di sisi lain, Taiex Taiwan melonjak 3,26 persen, CSI 300 China meningkat 1,58 persen, dan ASX 200 Australia menguat 0,40 persen. Selain itu, Straits Times bertambah 0,05 persen dan FTSE Malaysia berkurang 0,24 persen.




