Kanker Anak Seharusnya Bukan Sad Ending Story

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis anak mengingatkan kanker pada anak bukanlah “vonis akhir” karena peluang kesembuhannya sebenarnya dapat mencapai hingga 80-90 persen apabila ditangani secara tepat dan sejak dini. Namun, rendahnya perhatian terhadap kanker anak di Indonesia masih menjadi tantangan besar.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi Anak dari RS Kanker Dharmais, Dr. dr. Mururul Aisyi, Sp.A Sub.Sp. H.O.(K), mengatakan kanker anak seharusnya mendapat perhatian lebih karena secara umum lebih responsif terhadap pengobatan dibandingkan kanker pada orang dewasa. “Kanker anak seharusnya bukan sad ending story, karena di negara maju angka kesembuhannya bisa mencapai 80-90 persen secara umum,” ujar dr. Aisyi dalam The 6th Siloam Oncology Summit 2026.

Baca Juga
  • Data Mengejutkan Kemenkes: 663 Ribu Anak Indonesia Alami Lonjakan Tekanan Darah
  • Italia akan Garap Film tentang Evakuasi Anak Palestina Korban Perang
  • Kari Jepang Alternatif Menu Harian Bernutrisi untuk Anak

Menurut dia, selama ini kanker anak belum dianggap sebagai prioritas karena jumlah kasusnya relatif lebih sedikit dibanding kanker dewasa. Padahal, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh peluang kesembuhan optimal.

“Nyawa itu bukan soal angka. Kita harus berupaya menyamakan angka kemungkinan kesembuhan kanker anak seperti di negara maju,” katanya, dikutip dari siaran pers, Selasa (26/5/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kanker anak adalah adanya kasus yang tidak lagi responsif terhadap kemoterapi standar atau mengalami kekambuhan. Dalam kondisi seperti itu, pasien membutuhkan terapi yang lebih spesifik dan personal sesuai profil genetik masing-masing.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi Anak RSCM, Dr. dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A(K), mengatakan pendekatan precision medicine dan genomic profiling kini menjadi penting dalam pengobatan kanker anak modern. Menurut dr. Hikari, selama ini pengobatan kemoterapi di Indonesia sebenarnya sudah mengikuti standar internasional. Namun pada kasus tertentu, pengobatan bisa “mentok” sehingga membutuhkan terapi lini lanjutan yang lebih spesifik.

“Sel-sel kanker setiap orang itu berbeda. Ciri genetik itu bisa menentukan respons pengobatan, padahal jenis kankernya sama,” ujar dia.

Ia menjelaskan genomic profiling bertujuan memetakan karakter genetik pasien sehingga dokter dapat menentukan terapi yang paling sesuai dan efektif.

Sementara itu, Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dari MRCCC Siloam Semanggi, dr. Rian Hidayatullah, SpKN-TM, Subsp.Ped(K), FANMB, mengatakan kanker anak merupakan penyebab kematian kedua terbesar setelah trauma pada anak dan remaja. Menurut dia, kemajuan teknologi diagnosis dan precision medicine berperan penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker anak.

“Tingkat kelangsungan hidup lima tahun secara keseluruhan pada kanker anak meningkat menjadi lebih dari 80 persen di negara-negara maju,” kata dr. Rian.

Ia menjelaskan kedokteran nuklir kini membantu dokter memperoleh informasi metabolik dan molekuler yang lebih detail untuk menentukan diagnosis, stadium penyakit, hingga memantau respons terapi pasien kanker anak. The 6th Siloam Oncology Summit 2026 digelar MRCCC Siloam Semanggi pada 22-24 Mei 2026 di Jakarta. Acara itu menghadirkan pembicara dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terbaru layanan onkologi dan pengobatan kanker modern.

Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, menyampaikan bahwa Siloam Oncology Summit merupakan bagian dari komitmen Siloam International Hospitals dalam memperkuat kualitas layanan kanker di Indonesia. “Siloam International Hospitals percaya bahwa kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kesehatannya. Karena itu, kami berkomitmen memperkuat kapabilitas klinis melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi lintas disiplin, dan koneksi dengan komunitas medis global. Melalui Siloam Oncology Summit 2026, kami ingin berkontribusi dalam mendorong standar penanganan kanker yang lebih maju agar pasien di Indonesia dan Asia Tenggara dapat memperoleh layanan kanker berstandar internasional,” ujar Caroline Riady.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pengecekan MPP Mini Jombang, Gus Fawait Pastikan Cetak KTP Gratis dan Blangko Aman
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Fraksi Golkar MPR Usul Dana MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Harap MBG Tak Ambil Dana Pendidikan, Fraksi Golkar di MPR Bakal Bersurat ke MBG
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Jelang Waisak, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindah ke Lapangan Kenari
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.