JAKARTA - Tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk membebaskan tujuh orang yang telah terjebak selama hampir seminggu di dalam gua yang tergenang air di Laos.
Ketujuh orang tersebut adalah bagian dari kelompok penduduk desa dari Provinsi Xaysomboun, Laos tengah, yang memasuki gua pada Rabu (20/5/2026) untuk mencari emas dan satwa liar, tetapi tidak dapat keluar karena hujan dan tanah longsor menghalangi pintu masuk gua.
Rekaman yang dibagikan oleh kelompok penyelamat menunjukkan para penyelam gua merangkak masuk melalui lorong-lorong sempit dan berlumpur yang hampir sepenuhnya tergenang air.
Beberapa ahli yang terlibat dalam penyelamatan dramatis tim sepak bola remaja yang terjebak di dalam gua di Thailand pada tahun 2018 termasuk di antara mereka yang membantu upaya penyelamatan saat ini.
Seorang penyintas yang berhasil melarikan diri memberi tahu pihak berwenang tentang mereka yang masih terjebak, menurut laporan yang dilansir BBC.
Gua tersebut sering dikunjungi oleh penduduk desa yang mencari deposit emas, kata Bounkham Luanglath, yang memimpin Relawan Penyelamat untuk Rakyat Laos, kepada Associated Press.
Sistem gua yang membentang jauh di bawah tanah tersebut juga sangat sempit, dengan beberapa ruangan hanya berukuran sekitar 50 cm lebarnya, kata para penyelamat.
Para penyelamat sedang berupaya memompa air keluar dari gua. Pada Senin (25/5/2026), mereka berhasil menyingkirkan beberapa bebatuan di bagian depan gua dan dapat memeriksa bagian yang lebih dalam, tetapi permukaan air terus naik sehingga menghalangi mereka untuk melangkah lebih jauh.
Sejauh ini tim penyelamat belum mendeteksi tanda-tanda kehidupan, tetapi Kengkard Bongkawong dari kelompok penyelamat Thailand, Metta Tham Rescue, percaya bahwa mereka hampir mencapai titik di mana orang-orang tersebut terjebak. Ia memperkirakan mereka berada "kurang dari 20 meter jauhnya".




