Kereta di Kota Quetta, Pakistan, Diserang Bom Teroris Menyebabkan Tingginya Korban Jiwa

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Sebuah serangan bom bunuh diri besar yang menargetkan kereta komuter Minggu (24 Mei) di Kota Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan di barat daya Pakistan. Sebanyak 24 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka. Kelompok separatis bersenjata mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan bom terjadi di dekat perlintasan kereta api di kawasan perkotaan Quetta. Sebuah kereta komuter jarak pendek yang membawa tentara dan anggota keluarga mereka sedang melintas ketika sebuah mobil berisi bahan peledak melaju kencang menabrak kereta lalu meledak. Ledakan itu menyebabkan beberapa gerbong keluar jalur dan terbakar, menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Seorang warga setempat yang menyaksikan ledakan, Muhammad Khan, mengatakan bahwa saat kejadian ia hanya berada beberapa langkah dari rel kereta.

Warga Quetta, Muhammad Khan, mengatakan:  “Itu terjadi tepat di sana, hanya beberapa langkah dari kami. Tepat di depan mata kami. Benar-benar hanya beberapa langkah saja. Ledakannya sangat besar. Syukurlah kami masih selamat.”

Provinsi Balochistan kaya akan sumber daya mineral dan berbatasan dengan Iran serta Afghanistan. Kelompok separatis bersenjata Balochistan Liberation Army (BLA) telah lama menuntut kemerdekaan Balochistan dan menuduh pemerintah Pakistan serta Partai Komunis Tiongkok mengeksploitasi sumber daya daerah tersebut melalui proyek Belt and Road, khususnya Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC).

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok separatis seperti BLA semakin sering melakukan serangan kekerasan, sementara pemerintah Pakistan juga meningkatkan operasi penindakan terhadap mereka.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menulis di platform media sosial X untuk mengecam apa yang ia sebut sebagai “serangan bom yang mengerikan”. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa seluruh rakyat Pakistan akan berdiri bersama masyarakat Balochistan.

Laporan NTDTV, Zeng Wenxian dan Liu Fang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diduga Lecehkan Bocah di Tangsel, Pria Mabuk Babak Belur Dipukuli Warga
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Terungkap Peran Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra di Kasus Korupsi CPO
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Kemndiktisaintek Sudah Antisipasi Kelompok Pelaku Kecurangan SNBT dan SNPMB
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita Lapasta Band, Warga Binaan di Lapas Tangerang yang Isi Hari dengan Musik
• 46 menit lalukumparan.com
thumb
Cedera Bikin Tertinggal, Bintang Ducati Ini Bongkar Kelemahan yang Menghambatnya Naik Podium MotoGP
• 41 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.