Kelola Limbah Penyembelihan, Idul Adha Tambah Khidmat

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Provinsi Jakarta memproyeksikan setidaknya 77.436 ekor hewan kurban akan disembelih pada Idul Adha 2026. Penyembelihan berpotensi menghasilkan limbah darah hingga sisa organ, sehingga kurban ramah lingkungan terus disuarakan di tengah darurat sampah perkotaan.

Pemerintah telah menetapkan Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Terkait hal ini, panitia kurban maupun warga diminta agar mengikuti pedoman pemotongan hewan kurban sebagaimana diatur di dalam Peraturan Gubernur Jakarta Nomor 30 Tahun 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Jakarta Hasudungan Sidabalok mengatakan, semua hewan kurban yang masuk ke Jakarta bebas dari penyakit zoonosis, seperti antraks dan penyakit mulut dan kuku. Pihaknya juga melatih petugas pemeriksa hewan kurban dan penyembelihan agar berlangsung aman, sehat, utuh, dan halal.

"Pengendalian limbah, baik di tempat penjualan hewan kurban maupun di tempat pemotongan hewan kurban juga penting," ujar Hasudungan pada Selasa (26/5/2026).

Penyembelihan puluhan ribu hewan kurban tersebut berpotensi menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Limbah ini mulai dari darah hewan, sisa organ dan bagian tubuh yang tidak dimanfaatkan, hingga penggunaan air yang banyak untuk pembersihan hewan yang telah disembelih.

Dinas Lingkungan Hidup Jakarta mencatat, setiap ekor hewan kurban membutuhkan sekitar 500 hingga 1.000 liter air untuk pembersihan. Sama halnya dengan jejak air atau volume air hingga 15 meter kubik untuk memproduksi 1 kilogram daging sapi.

Baca JugaIdul Adha, Keteladanan, dan Pengorbanan Elite
Baca JugaPasokan Sapi dan Kambing Aman, Jakarta Perketat Pengawasan Hewan Kurban
Kelola limbah

Kepala DLH Jakarta, Dudi Gardesi secara terpisah menekankan pengelolaan limbah kurban secara baik dan benar. Ini agar tidak mencemari lingkungan atau jadi timbulan sampah selama Idul Adha 2026.

Panitia kurban atau warga bisa melakukan langkah berikut. Limbah cair, yakni darah dan air bekas pencucian jangan dibiarkan berceceran.

Darah hewan dapat ditampung menggunakan wadah kedap air. Setelah itu, diberi disinfektan seperti kapur atau klorin agar aman terhadap lingkungan.

Sementara air bekas pencucian dipastikan tidak lagi mengandung darah sebelum dibuang ke saluran. Air bekas juga dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

"Sisa organ maupun bagian tubuh hewan yang tidak dimanfaatkan jangan dibuang sembarangan. Jika ada lahan, dapat ditimbun dalam tanah dengan tambahan disinfektan. Bisa juga diolah menggunakan maggot untuk mengurangi sampah organik," tutur Dudi.

Tak kalah penting ialah mengolah dan mengonsumsi daging sesuai kebutuhan. Tujuannya mengurangi sampah sisa makanan.

Panitia kurban dan warga juga didorong mengurangi penggunaan plastik sekali pakai untuk pembagian daging kurban. Alternatif pengganti plastik antara lain besek bambu, daun pisang, daun jati, dan wadah guna ulang lainnya.

“Idul Adha juga jadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengurangi timbulan sampah di Jakarta,” katanya.

Hal-hal di atas sejalan dengan deklarasi gerakan pilah sampah dari sumber pada Minggu (10/5/2026). Deklarasi itu tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Semua pihak harus memilah sampah karena mulai 1 Agustus 2026 nanti Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang hanya menerima sampah residu. Bahkan, pada 2027 ditargetkan sudah tidak lagi menerima sampah karena daya tampungnya hampir penuh dan rawan longsor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Super Grand Prize BSB Diraih Dela, Hadiah Ratusan Juta
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Periksa Dugaan Uang Korupsi Fadia Arafiq Dipakai Beli Rolex
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Siapkan Anggaran KUR Rp300 Triliun untuk Dorong Peningakatan Omset UMKM
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
• 2 jam lalumatamata.com
thumb
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Semester II, Ada Diskon Tiket Pesawat
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.