Kapal Pengangkut Pertalite Meledak di Kalbar, Pertamina Sebut Pasokan BBM Aman

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Kapal operasional pengangkut Pertalite meledak saat proses sandar di Jetty 2 Integrated Terminal (IT) Pontianak, Kalimantan Barat. Pertamina memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat tetap berjalan normal pascainsiden tersebut.

"Pada hari Senin (25/5) kemarin memang terjadi insiden ledakan pada kpal pengangkut BB, di Jetty 2 Integrated Terminal Pontianak.Namun, kami pastikan itu tidak akan menghambat distribusi BBM di tengah masyarakat," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, di Pontianak, Selasa (26/5).

Dia mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan pengamanan area dan penanganan operasional sesaat setelah terdengar suara keras di area haluan kapal sekitar pukul 13.17 WIB.

Menurut dia, tim operasional IT Pontianak langsung menerapkan prosedur tanggap darurat dengan melakukan emergency shut down, evakuasi kru kapal, serta pemantauan kondisi di sekitar lokasi guna memastikan situasi terkendali.

Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa awak kapal mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Muatan BBM di Kapal Aman

Selain memastikan keselamatan personel, Pertamina juga menegaskan bahwa muatan BBM di kapal dalam kondisi aman sehingga tidak mempengaruhi rantai distribusi energi di Kalimantan Barat.

Edi menjelaskan stok Pertalite di IT Pontianak saat ini berada dalam kondisi mencukupi karena didukung ketersediaan floating stock serta suplai kapal berikutnya yang telah berada di area Pontianak.

"Kami memastikan stok dan penyaluran BBM tetap berjalan normal. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan energi untuk Kalimantan Barat aman," kata Edi.

Ia menambahkan, langkah mitigasi operasional terus dilakukan agar pelayanan distribusi energi kepada masyarakat tidak terganggu.

Pertamina juga melakukan koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait guna mendukung proses penanganan dan investigasi lanjutan sesuai prosedur keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan (Health, Safety, Security & Environment/HSSE).

Kejadian tersebut menjadi perhatian serius perusahaan mengingat Integrated Terminal Pontianak merupakan salah satu titik strategis distribusi BBM di Kalimantan Barat yang menopang kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri.

"Pertamina berkomitmen menjaga keamanan operasional sekaligus memastikan kelancaran pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 26 Mei 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Impor Produk Benang Masih Kena Bea Masuk Tambahan, Tarifnya Segini
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tiga Tahun Dirawat Telaten, Sapi 1,05 Ton Asal Kediri Dibeli Presiden Prabowo
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov Jatim Komitmen Kawal Pembangunan KEK Tembakau di Madura
• 39 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Mahasiswa di Yogya Dianiaya Usai Makan di Warmindo, Polisi Buru Pelaku
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.