Kediri: Presiden Prabowo Subianto membeli sapi peternak asal Desa Pule, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, seberat 1,05 ton dengan harga hingga Rp108 juta untuk perayaan Iduladha 2026. Pemilik ternak sapi, Kamalul Asfiyak, mengatakan sapi miliknya lolos seleksi sebagai sapi kurban Hari Raya Iduladha 2026.
"Sapi yang saya ternakan didaftarkan, seleksinya itu April lalu. Semua persyaratan diajukan salah satunya adalah bobot yang paling tidak itu 1 ton. Baru pekan lalu pengumuman diterimanya," kata Kamalul di Kediri, Selasa, 26 Mei 2026, melansir Antara.
Ia berterimakasih sapi yang diternaknya masuk dalam bantuan kemasyarakatan dari Presiden Prabowo. Sapi miliknya yang bernama Bimo itu berbobot 1,05 ton dan dibeli seharga Rp108 juta.
Dia menuturkan sapi berjenis kelamin jantan itu sudah dirawat sekitar tiga tahun. Sapi itu juga telah lolos uji pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak untuk menjadi hewan kurban.
Baca Juga :
Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan Sehat dan Layak Disembelih"Kalau sapi yang jenis limmosin sama simetal ini memang baru lima tahun terakhir ini. Dari beberapa informasi sama diskusi sama teman-teman itu, memang mengejar pertumbuhan dagingnya lebih cepat," jelas dia.
Setiap hari sapi dirawat dengan pakan berupa daun hijau serta dengan makanan tambahan untuk comboran yakni dari ampas tahu, dedak padi, hingga campuran singkong. Hasilnya, setiap hari berat badan sapi bisa naik hingga 1 kilogram hingga 1,2 kilogram.
Selain itu, kata dia, kesehatan sapi juga selalu diperhatikan. Selain pemberian pakan yang berkualitas, kebersihan kandang juga selalu dijaga. Sapi juga rutin diberi vaksin setiap enam bulan sekali, sehingga terjauh dari penyakit.
Ilustrasi hewan kurban. Foto: MI/Tri Subarkah.
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, ia menyebut ada sekitar 10 ekor sapi miliknya yang terjual. Pembelinya berasal dari Kediri dan sekitarnya. Harga jual sapi, kata dia, saat ini cukup bagus. Sapi miliknya terjual mulai harga Rp18,5 juta per ekor, hingga yang tertinggi dibeli oleh Presiden tersebut.
Sementara itu, untuk sapi bantuan dari Presiden itu hingga kini masih di kandang miliknya. Sapi akan diantarkan ke masjid di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Rabu pagi, 27 Mei 2026, yang merupakan lokasi penerima bantuan tersebut. Sapi akan disembelih di tempat itu dan dibagikan untuk warga sekitar.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Istar Abadi mengatakan dirinya dan tim telah melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum penyembelihan sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI tersebut.
"Kami sudah cek kesehatannya dan insyaallah sudah mencukupi syarat sahnya sebagai hewan kurban. Kami juga periksa ulang kesehatannya dan dinyatakan sehat," kata dia.
Baca Juga :
Dia mengungkap, untuk sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI itu awalnya yang diajukan ada empat ekor. Namun, tiga sapi lainnya sudah laku terlebih dahulu sehingga sapi milik Bapak Kamalu, warga Desa Pule ini diajukan dan lolos seleksi.
Pihaknya juga tetap memantau kesehatan hewan kurban baik sebelum dikurbankan hingga setelah dipotong, sehingga daging yang diberikan untuk warga benar-benar sehat.




