Dinkes Catat 655 Calon Haji Bengkulu Ikuti Skema Murur

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bengkulu: Sebanyak 655 jamaah calon haji asal Provinsi Bengkulu menjalani skema Murur pada puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun ini. Delapan orang di antaranya mendapatkan layanan Safari Wukuf lantaran memiliki keterbatasan fisik atau gangguan kesehatan tertentu.

"Berdasarkan data rekapitulasi akhir dari Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Bengkulu, para peserta Murur ini tersebar di empat kelompok terbang (kloter) yang berangkat melalui Embarkasi Padang," ujar Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, di Bengkulu, seperti dilansir Antara, Selasa, 26 Mei 2026.

Kurniawan merinci, untuk Kloter PDG 02, sebanyak 195 jamaah mengikuti Murur dari total 393 orang. Tiga orang di antaranya menjalani Safari Wukuf karena kondisi kesehatan, yakni Salma Yanti Fandi asal Curup, Siti Arwani Jain asal Bengkulu, serta Syamsiah Muhammad Soleh asal Bengkulu.

Pada Kloter PDG 03, tercatat 135 calon haji Bengkulu yang memilih skema Murur dari total 390 jamaah. Sementara itu, satu orang bernama Ningcik Dolet mengikuti Safari Wukuf.

Kloter PDG 04, kata Kurniawan, mencatatkan 160 peserta Murur dari keseluruhan 386 calon haji. Selain itu, satu jamaah bernama Abdullah Bin Yasman memperoleh layanan Safari Wukuf.
 

Baca Juga :

Calon Haji Asal Aceh Meninggal di Makkah, Satu Masih Dirawat


Adapun pada Kloter PDG 05, terdapat 165 peserta Murur dari total 393 calon haji. Tiga jamaah yang mengikuti Safari Wukuf di kloter ini adalah Tarmizi, Kasmid, dan Aswati Umar.

Secara keseluruhan, jumlah calon haji asal Bengkulu yang mendapatkan layanan Safari Wukuf mencapai delapan orang. Layanan ini diberikan kepada para jamaah yang mengalami keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu sehingga tidak dimungkinkan untuk menjalani rangkaian wukuf secara reguler.

Data tersebut menunjukkan bahwa skema Murur dan layanan Safari Wukuf memegang peranan penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji, terutama bagi jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi. Dengan adanya layanan ini, para jamaah tetap dapat menunaikan rukun dan kewajiban haji sesuai dengan ketentuan syariat yang berlaku.


Ribuan muslim berdoa di Jabal Rahmah, saat wukuf di padang Arafah, Arab Saudi/ANTARA/Prasetyo Utomo


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deretan Alat Dapur yang Paling Dibutuhkan Buat Masak Daging Kurban, Udah Ada di Rumah Belum?
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Petani Sawit Teriak Harga TBS Anjlok-Ngadu ke Wamentan, Ini Hasilnya
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mengaku Cucu Sultan, Kantongi Rp 50 Juta Hasil Tipu
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Soal Pengecualian Negara dalam Ekspor PT DSI, Airlangga: Tidak Ada
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video Putin Mendadak Dihapus Kremlin, Bersamaan Rusia Ancam Bombardir Kyiv Besar-Besaran
• 2 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.