TABLOIDBINTANG.COM - Ancaman, pengkhianatan, hingga rencana kabur membuat hubungan para tokohnya berada di ujung konflik.
Episode kali ini dibuka dengan suasana tegang di rumah sakit. Cahyadi berada di kamar bersama Rama, Nathan, dan Yuda saat tiba-tiba menerima telepon dari Teguh.
Dalam sambungan itu, Teguh mengungkap fakta mengejutkan bahwa Trian kini berada di tangannya. Teguh bahkan mengancam akan menjadikan Trian sebagai tumbal jika Herlina tidak dibebaskan sebelum tengah malam.
“Trian ada sama saya. Dia bakal jadi tumbal kalau Herlina nggak dibebaskan sebelum tengah malam,” ancam Teguh.
Ucapan itu langsung membuat Cahyadi murka. Ia sadar situasi semakin berbahaya dan nyawa Trian kini terancam.
Di tempat lain, Trian ternyata sedang disekap oleh sejumlah orang. Dalam kondisi genting, Andra datang berusaha membebaskan Trian.
Meski sempat berterima kasih, Trian menegaskan urusan mereka sebenarnya belum selesai. Namun Andra memilih tak memperpanjang perdebatan.
“Terserah,” ucap Andra singkat.
Tak tinggal diam, Trian kemudian melawan para penjaga dan menghajar beberapa orang yang menyekapnya.
Namun keputusan mengejutkan justru datang dari Andra. Setelah membantu Trian, ia malah menemui Ara dan mengajaknya pergi jauh meninggalkan semuanya.
Andra ingin memulai hidup baru bersama Ara di tempat yang tak bisa dijangkau siapa pun.
“Kita pergi jauh aja. Mulai hidup baru di tempat orang-orang nggak bisa nemuin kita,” kata Andra kepada Ara.
Konflik semakin rumit ketika di hari berbeda Aditya mendadak kehilangan Ara. Ia langsung meluapkan emosinya kepada Trian dan menyalahkannya atas hilangnya Ara.
Aditya merasa selama ini Ara selalu membantu Trian dan Adila, tetapi justru berakhir menghilang tanpa kabar.
“Sekarang gue nggak tahu nasib Ara gimana!” bentak Aditya.
Ucapan Aditya yang membawa nama Adila membuat emosi Trian langsung terpancing. Ketegangan di antara mereka pun semakin sulit dikendalikan.




