Pertamina Patra Niaga Investigasi Dugaan Pemindahan BBM Subsidi di Kalimantan Barat

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Barat menjadi perhatian publik setelah video pemindahan bahan bakar minyak dari mobil tangki beredar luas di media sosial.

Peristiwa yang diduga terjadi di kawasan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, itu kini tengah diusut bersama aparat penegak hukum.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan proses investigasi masih berlangsung guna mengungkap dugaan penyelewengan distribusi BBM subsidi tersebut. Perusahaan juga telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mendukung langkah hukum lebih lanjut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Bantah Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026

“Kami memastikan setiap dugaan penyimpangan akan diproses secara serius. Distribusi BBM merupakan layanan publik yang harus dijalankan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya,” ujar Edi pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video memperlihatkan dugaan pemindahan BBM subsidi dari mobil tangki milik PT Elnusa Petrofin ke mobil tangki industri milik PT Putera Petro Borneo. BBM tersebut diduga akan dikirim menuju salah satu SPBU di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam respons masyarakat. Banyak warganet meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyelewengan BBM subsidi yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.

Pengamat kebijakan energi sekaligus Direktur Pusat Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut. Ia mendukung langkah Pertamina Patra Niaga yang melibatkan aparat kepolisian dalam proses penyelidikan.

“Pelaporan kasus ini ke Polda oleh Pertamina Patra Niaga adalah sikap yang luar biasa dan menunjukkan bahwa Pertamina benar-benar tidak mentolerir penyelewengan BBM bersubsidi,” kata Sofyano pada Selasa, 26 Mei 2026.

BACA JUGA:Saat Perwira Pelaut Perempuan Pertamina Patra Niaga Berbagi Pengalaman, Tak Kalah dengan Laki-Laki

Menurutnya, penanganan tegas diperlukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Ia juga meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat mendapat sanksi berat tanpa pengecualian, termasuk perusahaan pengangkut BBM.

“Sangat penting memberikan sanksi keras kepada siapa pun yang terlibat, termasuk oknum maupun pejabat pada perusahaan yang ditunjuk mengangkut BBM tersebut,” tegasnya.

Kasus dugaan penyelewengan BBM subsidi ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan distribusi energi bersubsidi di daerah.

Pemerintah dan Pertamina diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tujuh BUMN Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 86 Lokasi
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Wajibkan Perusahaan AI Transparan Gunakan Data Karya Manusia
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Ayah Max Verstappen dan Bos Mercedes Lakukan Pembicaraan di F1 GP Kanada 2026, Red Bull Langsung Angkat Bicara
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
7 Olahan Daging Rendah Kolesterol untuk Idul Adha
• 9 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Daging Sapi Teriyaki Siap Saji dalam Hitungan 30 Menit 
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.