Investasi Digital Rp88 Triliun Batam, Mentrans: Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mendukung penuh masuknya investasi raksasa di sektor digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) senilai Rp88 triliun di Kota Batam, Kepulauan Riau. Proyek pembangunan AI Data Centre di kawasan Nongsa ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital masa depan Indonesia.

“Investasi harus memberikan dampak nyata bagi rakyat. Yang paling penting bukan hanya nilai investasinya, tetapi seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Iftitah dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.
 

Baca Juga :

Investasi Sosial Jangka Panjang Ciptakan Dampak Positif Berkelanjutan

Iftitah menegaskan bahwa investasi berskala besar tidak boleh sekadar menjadi catatan angka di atas kertas, melainkan harus mampu menghadirkan lapangan pekerjaan, kesejahteraan, serta harapan baru bagi warga lokal. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Transmigrasi siap mengawal penyiapan komoditas tenaga kerja yang kompeten lewat berbagai program pelatihan peningkatan kapasitas, disiplin, keterampilan, hingga integritas.

"Karena itu, kompetensi dan integritas harus berjalan berbanding lurus,” ujar Iftitah.

Lebih lanjut, Iftitah menjelaskan bahwa cakupan masyarakat transmigrasi tidak terbatas pada para transmigran saja, melainkan seluruh penduduk yang bermukim di sekitar kawasan tersebut. Sinergi penyerapan tenaga kerja lokal dipastikan akan memicu dampak ekonomi yang luas di wilayah Kepulauan Riau.

“Jika masyarakat transmigrasi, yaitu bukan hanya para transmigran tetapi juga masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi, dapat terserap oleh lapangan kerja dari investasi tersebut, maka multiplier effect-nya akan sangat besar. Pengangguran berkurang, pendapatan masyarakat meningkat, dan kemiskinan dapat ditekan,” ungkapnya.

Langkah ini disebutnya sebagai implementasi nyata dari Pasal 33 UUD 1945 sesuai dengan arahan Presiden RI, di mana roda perekonomian wajib berputar demi kemakmuran masyarakat luas. Iftitah menggarisbawahi bahwa hasil pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir pengusaha dan investor, melainkan harus menyentuh masyarakat di sekitar kawasan industri.
 

Baca Juga :

Menko Zulhas Serahkan Sapi Kurban 1,1 Ton ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo

Di samping itu, Iftitah turut memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan daerah, khususnya Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, yang dinilai sukses membangun kepercayaan pasar global. Menurutnya, kepemimpinan yang stabil, kepastian hukum, serta kecepatan pelayanan menjadi magnet utama datangnya investor.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghadirkan investasi, tetapi memastikan rakyat ikut tumbuh bersama investasi tersebut. Masyarakat harus semakin sejahtera, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan anak-anak muda Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ucap Iftitah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI, Beri Apresiasi Jaksa dan Satker Berprestasi | KOMPAS PAGI
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Demokrat Soroti Sanksi Baru Dalam Putusan MK soal Caleg Perempuan
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Curhat Kampus Swasta yang Kekurangan Mahasiswa: Sungguh Teganya...
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Jelang Libur Lebaran Haji, IHSG Naik 0,18% ke Level 6.217 Pagi Ini
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi: Ancam Pecat Kepsek dan Seret ke Jalur Hukum Jika Ada Siswa Titipan di Sekolah Maung
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.