TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (26/5/2026).
Akibatnya, sebanyak 33 rumah warga rusak dan 180 kepala keluarga (KK) terdampak genangan.
Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangerang Selatan, Dian Wiryawan, mengatakan peristiwa angin kencang terjadi di tiga RT, yakni RT 002, 004, dan 005, RW 12, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat.
“Total ada 33 rumah terdampak. Sebanyak 32 rumah mengalami rusak ringan dan satu rumah rusak sedang,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Selasa.
Menurut dia, kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga akibat angin kencang saat hujan deras.
Dian tidak menjelaskan, kategori rusak ringan yang dimaksud umumnya berupa kerusakan kecil pada atap rumah, seperti bagian asbes yang bolong atau terlepas.
“Rusak ringan itu kaya bolong dua biji atau satu biji di asbesnya. Tapi kalau rusak berat itu hampir 70 persen gentengnya itu hilang semua,” kata Dian.
Meskipun begitu, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban,” imbuh dia.
Saat ini, petugas BPBD telah melakukan asesmen di lokasi serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Baca juga: Malam Takbiran Idul Adha 2026 di Jakarta Diprediksi Cerah atau Hujan?
Tidak hanya itu, beberapa warga juga membutuhkan bantuan perbaikan atap rumah yang rusak.
Selain angin kencang, genangan turut terjadi di Kampung Tembok Bolong, RW 12, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur.
“Ketinggian air berkisar 35 sampai 60 sentimeter dan berdampak kepada 180 KK,” kata Dian.
Saat ini, BPBD Tangsel masih melakukan pemantauan di lokasi yang terdampak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang