JAKARTA, KOMPAS.com - Ajeng (18), siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Gapura Merah Putih di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan sangat bersyukur dengan program sekolah swasta gratis (SSG) di Jakarta.
Pasalnya, siswi kelas XI itu bisa merasakan pendidikan kejuruan keperawatan secara gratis hingga lulus nanti.
"Sangat membantu ekonomi keluarga saya. Uang yang sebelumnya buat SPP sekolah, bisa dibagi dengan adik-adik juga untuk keperluan rumah," ujar Ajeng saat dijumpainya di SMK Gapura Merah Putih, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: 180 Siswa Sudah Daftar SMK Swasta Gratis di Jaksel, Kuota Hanya 36 Orang
Ajeng saat ini tinggal dengan ibu, kakak dan adiknya, sementara ayahnya sudah meninggal dunia.
Ia pun sebelumnya sempat akan putus sekolah karena terhalang biaya. Sebab saat kelas X, sekolahnya belum menerapkan program SSG.
SMK Gapura Merah Putih sendiri baru menerapkan program SSG sejak pertengahan 2025.
Dengan program tersebut, siswa bisa bersekolah tanpa dipungut biaya di 103 sekolah swasta yang ada di Jakarta.
Ajeng mengungkapkan, sebelum ada SSG, biaya SPP yang harus dibayar Rp 300.000 per bulan.
Sementara Ajeng sendiri masih punya adik yang bersekolah di SMP.
Ibunya sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga sehingga untuk menutup pengeluaran sehari-hari terasa berat.
"Mama juga sudah punya cucu kan. Jadi di rumah untuk konsumsi itu habis terus. Sering habis. Jadi sekolah gratis membantu kami menghemat pengeluaran," ungkap Ajeng.
"Jadi uangnya bisa dibagi untuk biaya adik. Sementara kami kalau sekolah diantar kakak. Jadi bisa lebih hemat," ungkapnya.
Baca juga: “Kalau Dengar Swasta Katolik Pasti Mahal”, Kini Siswa Tak Mampu Bisa Sekolah Gratis
Ajeng sendiri masih punya keinginan untuk melanjutkan pendidikannya di akademi keperawatan setelah lulus SMK nanti.
Sehingga ia pun mulai menyusun rencana dengan mengikuti berbagai program magang sekolah sebaik mungkin sehingga bisa dilirik fasilitas kesehatan setelah lulus nanti.