Bank Jateng Dukung Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPLK

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Bank Jateng turut mendukung penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) 2026 yang diselenggarakan di Semarang pada Jumat (22/5/2026).

Rakernas ADPLK pada tahun ini mengambil tema “Menuju Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif”. Agenda ini forum strategis bagi pelaku industri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dalam memperkuat tata kelola, integritas, serta pengembangan industri dana pensiun nasional.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Erik Abibon mengatakan, penguatan tata kelola dan integritas menjadi aspek penting dalam menjaga keberlanjutan industri dana pensiun di tengah perkembangan sektor jasa keuangan yang semakin dinamis.

“Industri DPLK perlu terus beradaptasi melalui inovasi layanan dan penguatan kepatuhan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik,” ujar Erik dalam siaran pers, Selasa (26/5/2026).

Rakernas juga dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono yang memaparkan kondisi terkini dan analisis tren perkembangan industri dana pensiun, khususnya pada sektor DPLK. Ogi mengatakan, penguatan dan pengembangan industri DPLK nasional perlu terus dilakukan melalui arah kebijakan yang adaptif dan kolaboratif antara regulator serta pelaku industri.

Industri DPLK dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar kesejahteraan masyarakat di masa pensiun. Karena itu, sinergi antara regulator dan pelaku industri dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.

“Penyampaian perspektif strategis dan arah kebijakan mendatang menjadi bagian penting dalam upaya penguatan serta pengembangan industri DPLK secara nasional,” ujar Ogi.

Sementara itu, Ketua Umum ADPLK Tondy Suradiredja menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh anggota ADPLK dalam menghadapi tantangan industri dan perkembangan regulasi yang terus berubah.

“Rakernas ini menjadi wadah bersama untuk menyatukan visi industri DPLK agar semakin kuat, adaptif, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi peserta,” katanya.

Rakernas ADPLK 2026 turut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi program kerja, perkembangan regulasi industri dana pensiun, hingga penguatan implementasi tata kelola dan kode etik industri DPLK. Selain itu, terdapat penandatanganan dan peluncuran “Standar Perilaku dan Kode Etik Industri DPLK” yang disaksikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim Hukum Andrie Yunus Soroti Polisi Tak Sertakan Bukti CCTV di Praperadilan
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Algoritma Medsos dan Stereotip Lucu Bahasa Daerah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Oposisi Israel Kritik Draf Damai AS-Iran, Sebut Netanyahu Gagal Pengaruhi Trump
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Rosan Dilantik jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Evakuasi Sempat Gagal karena Kabut Tebal, Bagaimana Kondisinya Kini?
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.