Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan mengungkap sosok pilot perempuan muda yang mengawal penerbangan Presiden Prabowo Subianto. Para pilot tersebut menerbangkan pesawat garuda hingga TNI Angkatan Udara mendampingi perjalanan Prabowo.
Dirgayuza juga mengungkap pesan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo, yakni agar negara terus mencari, memberi kesempatan, dan mengapresiasi orang-orang terbaik yang memiliki kecintaan terhadap Tanah Air tanpa memandang usia. Oleh karena itu, ia menyoroti banyak lahirnya pribadi unggul di Indonesia.
"Semakin lama saya ikut Presiden Prabowo, semakin banyak saya mengenal para outliers. Mungkin karena Presiden selalu ingatkan, 'kita harus terus temukan, beri kesempatan, dan apresiasi orang-orang terbaik, cinta merah putih, berapapun usianya'," tulis Dirgayuza, dalam keterangan di akun Instagramnya, Selasa (26/5/2026).
Ia menyebut Prabowo memiliki perhatian besar terhadap generasi muda berprestasi. Hal itu, kata Dirgayuza, yang menjadi alasan di balik gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara pada 1988, hingga kini mendirikan SMA Unggul Garuda dan menjalankan Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).
Dirgayuza kemudian membagikan kisah sejumlah pilot perempuan muda yang disebutnya sebagai 'outliers' karena mampu menembus dunia penerbangan yang selama ini identik dengan laki-laki.
Salah satunya adalah Captain Tania Citra, pilot Boeing 777 Garuda Indonesia yang menerbangkan Presiden dalam lawatan luar negeri. Tania menerbangkan pesawat yang ditumpangi Prabowo dalam lawatan ke Prancis, Selasa (26/5) pukul 00.08 WIB. Tania menjadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan presiden yang sedang menjabat.
"Tania jadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan Presiden yang sedang menjabat," ujarnya.
Tania yang kini berusia 31 tahun sebelumnya juga menjadi pilot perempuan Boeing 777 termuda di dunia saat berusia 29 tahun. Selain menerbangkan misi kepresidenan dan penerbangan komersial, Tania juga disebut sebagai instruktur perempuan Boeing 777 termuda di dunia.
(eva/ygs)





