jpnn.com, MAKASSAR - BRI Insurance (BRINS) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam 7 ribu bibit pohon mangrove dengan tema Green Impact di kawasan pesisir Kelurahan Untia, Kota Makassar.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, mengurangi abrasi, hingga membantu penyerapan emisi karbon.
BACA JUGA: BRINS Konsisten Jaga Stabilitas Keuangan dan Tata Kelola Sepanjang 2023â2024
Direktur Utama BRINS Budi Legowo menilai, keberlanjutan bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dengan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
"BRI Insurance meyakini keberhasilan perusahaan di masa depan harus berjalan selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan serta kebermanfaatan bagi masyarakat secara nyata," tutur Budi.
BACA JUGA: Lengkapi Kebutuhan Memasak Hingga Family Fun Activity Lebih Hemat di Blibli PAYDAY!
Wakil Pemimpin Cabang PNM Cabang Makassar Sugiarto menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni menanam pohon. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PNM untuk Tumbuh, Peduli, Menginspirasi.
"Mangrove yang kami tanam hari ini adalah tameng alami pesisir, menahan abrasi, menjaga habitat biota laut, menyerap karbon, sekaligus menjadi warisan ekologi untuk anak cucu kita. Bagi PNM, pemberdayaan tidak hanya soal ekonomi, tapi juga ekologi," katanya.
BACA JUGA: SURGE & Telemedia Hadirkan Internet Rakyat di Pulau Jawa, Maluku dan Papua
Lingkungan yang lestari adalah fondasi bagi kesejahteraan nasabah dan masyarakat pesisir yang selama ini kami dampingi.
Melalui satu pohon mangrove, kita sedang menanam harapan. Harapan agar pantai tetap kokoh, agar nelayan tetap melaut dengan tenang, agar generasi mendatang masih bisa menikmati kekayaan pesisir Indonesia.
"Semoga setiap pohon yang kita tanam menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua," ungkap Sugiarto.
Kegiatan penanaman 7 ribu mangrove ini, dihadiri beberapa lembaga yang memiliki peran penting dalam bidang pelestarian lingkungan hidup diantaranya Yayasan Butta Poera dan Dinas Lingkungan Hidup.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi mengenai jenis dan manfaat mangrove bagi masyarakat pesisir oleh Yayasan Butta Porea Indonesia sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove.
Program penanaman mangrove tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam pengurangan emisi karbon serta mendukung target net zero emission di masa mendatang.
Selain berfungsi sebagai habitat biota laut, hutan mangrove juga memiliki peranan penting dalam mencegah abrasi pantai, intrusi air laut, dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




