Selebgram dan Anak Kepala Daerah di Riau Dinyatakan Positif Narkoba

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Selebgram berinisial SA dan FA, anak salah satu kepala daerah di Riau, dinyatakan positif mengonsumsi narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif berbahaya lainnya (narkoba) berupa ganja dan etomidate. Mereka ditetapkan sebagai tersangka bersama belasan orang lainnya.

"Hasil tersebut diketahui dari tes urine setelah mereka terjaring razia di sebuah tempat hiburan malam di Pekanbaru," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Kombes Muharman Artha saat jumpa pers di Pekanbaru, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga
  • Dorong Pendidikan Layak-Merata, Rotary Indonesia Bangun Gedung SD di Desa yang Membutuhkan
  • Puluhan Pengedar Narkoba di Cirebon Ditangkap, Pelaku Karyawan Swasta, Buruh Harian & Pengangguran
  • Pastikan Hewan Kurban Aman, Pemprov DKI Terjunkan 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan

Ia menjelaskan sekitar pukul 02.00 WIB, Ahad (24/5/2026) tim menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba di salah satu ruangan tempat hiburan malam (THM). "Petugas kemudian mengamankan total sebanyak 13 orang," katanya.

Lalu, terhadap mereka ini, lanjutnya, tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara dengan hasil seluruhnya positif. Mereka adalah inisial KS (32), RR (22), GSA (23), TT (28), AF (21), MAY (24), FTR (22), IMF (22), MA (23), NR (23), SAP (22), SA (23), dan ALS (23).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dari hasil pemeriksaan, dua orang diduga sebagai pemilik barang bukti narkotika yakni FTR diduga memiliki daun ganja kering dengan berat bersih 9,8 gram serta empat cartridge. Sedangkan MAY diduga memiliki daun ganja kering seberat 1,2 gram.

Dari temuan tersebut, polisi kemudian mengajukan asesmen terpadu ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru guna menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Hasilnya FR pemilik barang dilanjutkan ke penyidikan, sedangkan MAY dikategorikan sebagai pengguna berat dan harus menjalani rawat inap selama tiga bulan.

Sementara 11 lainnya tidak terbukti terlibat jaringan narkotika dan masih tergolong pengguna ringan. Mereka direkomendasi menjalani rawat jalan di BNN dengan durasi tiga sampai enam kali pertemuan.

Terkait selebgram SA, Kepala BNN Pekanbaru, Kombes Wawan menyebut yang bersangkutan juga mengonsumsi alkohol. Sedangkan anak kepala daerah, FA positif etomidate dan ganja yang disebabkan paparan asapnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masjid Istiqlal Gunakan Sistem By Name By Address Distribusikan Daging Kurban
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Mantan Admin Resmi Jadi Tersangka, Fuji Masih Belum Ikhlas
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Eid al-Adha Prayer in Istiqlal Raises Theme of Ecotheology and Humanity
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kronologi Pelaporan Abu Janda ke Bareskrim Polri Atas Kasus Ujaran Kebencian SARA
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Korut lakukan uji coba sistem rudal jelajah, balistik terbaru
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.