JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengatakan Presiden Prabowo Subianto tidak menjalankan Shalat Idul Adha di Tanah Air karena sedang menjalani kunjungan kenegaraan ke Prancis.
Fadli mengatakan hubungan Indonesia dan Prancis saat ini berada dalam kondisi yang baik dan saling menguntungkan di berbagai sektor.
“Ya, kan tahun lalu di sini (Istiqlal). Ya, tahun ini kebetulan bertepatan juga dengan kunjungan kenegaraan, ya, state visit, ya. Artinya kita kan bisa di mana saja, tidak harus selalu di sini,” ujar Fadli Zon di Masjid Istiqlal, Rabu.
Baca juga: 1.098 Ekor Sapi Prabowo Dibeli dengan APBN, Anggarannya Rp 100 Miliar
Baca juga: Sambo dari Tangerang: Sapi 1,1 Ton yang Dibeli Prabowo untuk Kurban
Ia menambahkan, kunjungan Prabowo ke Prancis juga berkaitan dengan situasi geopolitik global yang tengah berkembang.
“Saya kira ini terkait semua. Baik untuk hubungan bilateral maupun konteks geopolitik global,” kata dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Paris, Prancis, pada Selasa (26/5/2026).
Kunjungan tersebut merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada tahun lalu.
Pemerintah menyebut lawatan itu menjadi bagian dari penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis yang terus berkembang melalui intensitas hubungan kedua negara.
“Dalam kunjungan ini, kedua Presiden akan mengumumkan keinginan bersama untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership. Mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Perancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global,” tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Selama berada di Paris, Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda resmi untuk memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai bidang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang