40 Warga Begadang Jaga Sapi 1 Ton Prabowo di Bogor, bahkan Sewa Jagal Profesional

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com -  Sebanyak 40 warga Sumurwangi, Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor, Jawa Barat, begadang semalaman menjaga sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Tak hanya itu, panitia kurban juga sampai mendatangkan jagal profesional dari Kemang, Kabupaten Bogor, demi memastikan proses penyembelihan sapi berbobot lebih dari satu ton itu berjalan aman dan cepat.

Baca juga: 1.098 Ekor Sapi Prabowo Dibeli dengan APBN, Anggarannya Rp 100 Miliar

Ketua panitia kurban, Udi (56), mengatakan warga berjaga sejak malam hingga pagi hari untuk memastikan keamanan hewan kurban yang berada di lokasi penyembelihan sementara.

“Dari malam. Pada begadang di sini, pada gelar terpal. Ya itu takutnya, takutnya apa dia sakit takut sapi ya, takut namanya ada yang gendong, ada yang bawa, kita enggak tahu, enggak sapi enggak kambing. Kita takutnya gitu,” ujar Udi di Sumurwangi, Kota Bogor, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Fadli Zon Ungkap Alasan Prabowo Tak Shalat Idul Adha di Tanah Air

Menurut Udi, antusiasme warga sangat tinggi setelah wilayah mereka dipilih menjadi lokasi penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo.

“Bukan kaget lagi, orang ya pada kumpul semua, jadi pada resep gitu ya, pada ngelihat sampai malam kalau alhamdulillah yang nunggu sampai 05.30 WIB,” kata dia.

Sapi kurban bernama “Romi” itu memiliki bobot sekitar 1,05 ton. Ukurannya yang besar membuat panitia memutuskan menggunakan jasa jagal profesional untuk pertama kalinya.

“Ada dari jagal. Masalahnya kalau misal enggak pakai jagal, takutnya daging pada hancur. Terus keduanya ngurusinnya takutnya enggak keburu, namanya sapi ada tiga ya. Tambah ada dari Presiden, terus sama ada dari warga juga. Jadi supaya cepat selesai gitu,” jelas Udi.

Selain untuk menjaga kualitas potongan daging, penggunaan jagal profesional juga dilakukan demi alasan keamanan. Panitia khawatir sapi berukuran besar itu sulit dikendalikan saat proses penyembelihan berlangsung.

“Masalahnya sapinya gede, takutnya sapi kabur, kita enggak tahu siapa yang mau tanggung jawab kan gitu ya,” ujar dia.

Udi menyebut biaya mendatangkan jagal profesional mencapai Rp 3 juta yang berasal dari swadaya warga yang ikut berkurban.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun sapi kurban Presiden Prabowo dibeli dari peternak lokal asal Kebonpedes, Kota Bogor. Sapi jenis persilangan Simmental dan FH itu memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter dengan lingkar dada mencapai 200 sentimeter.

Sebelum disalurkan, sapi tersebut juga telah dinyatakan sehat setelah menjalani pemeriksaan feses dan darah oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Bogor serta mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indahnya Solidaritas Idul Adha, dari Tradisi Kampung hingga Manfaat Sepotong Resi
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Indomaret Digeruduk Buntut Kabar Upah Lembur Diganti Hari Libur
• 13 jam laludetik.com
thumb
Jemaah Haji RI Ditipu Travel, Tak Bisa Pulang-Disuruh Kerja Paksa
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polda Sebut Gugatan Andrie Yunus Prematur, TAUD: Kapan Waktu yang Tepat?
• 11 jam lalukompas.com
thumb
WNI Diduga Palsukan Riset di Konferensi Global, Komisi X DPR: Investigasi
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.