Rano Karno Apresiasi Inovasi Keamanan RT di Gandaria Jaksel, Layak Dicontoh Wilayah Lain

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi inovasi sistem keamanan berbasis teknologi yang diterapkan warga RT 11/RW 07, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ia menilai, sistem tersebut layak dicontoh oleh wilayah lain di Jakarta karena dapat meningkatkan keamanan lingkungan, khususnya di area permukiman dan gang-gang kecil.

“Kalau sistem ini bisa diterapkan di setiap gang saja, minimal wilayah itu aman,” kata Rano saat mengunjungi lokasi tersebut, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Penyidikan Kasus Andrie Yunus Dinilai Mandek Usai Dilimpahkan ke Puspom TNI

Ia menegaskan, keamanan Jakarta tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kami bersyukur selama satu tahun di Jakarta ini, ternyata yang menjaga Jakarta itu adalah masyarakatnya. Enggak ada gunanya tentara, polisi, tapi kalau masyarakat Jakartanya enggak care,” ujar dia.

Rano menilai inovasi keamanan seperti yang diterapkan di RT 11 RW 7 Gandaria Utara tidak akan berjalan tanpa kemauan dan kerja sama warga.

Dia menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap membantu mencarikan dukungan corporate social responsibility (CSR) untuk pengembangan fasilitas pendukung lain bagi sistem keamanan setempat.

“Kalau belum ada, entar kita pikirin. Kita cari CSR-nya,” ujar dia.

Rano berharap sistem keamanan dan inovasi warga di RT 11 RW 7 Gandaria Utara dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Jakarta.

Baca juga: Modus “Orang Pintar”, 2 Pencuri Gasak Motor Korban lewat Ritual Paku Sial

“Mudah-mudahan ini kalau bisa dicontoh, artinya Mas siap dong untuk memberikan pelatihan? Kita undang beberapa kampung, kita terapkan sistem ini,” tambah dia.

Untuk diketahui, RT 11/RW 7, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, mengembangkan inovasi di bidang keamanan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ketua RT setempat Imam Basori atau akrab disapa Ibas menghadirkan sistem “Si Jaga Warga” yang mencakup pengeras suara malam di enam titik, panic button, QR patroli, hingga akses CCTV yang bisa dipantau warga melalui ponsel.

Sebelum itu, Ibas sudah terlebih dahulu empat gerbang dengan sistem akses digital dan GPS di wilayahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor Batu Bara dan CPO
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ameena dan Azura Pilih Hewan Kurbannya Sendiri, Atta Halilintar Ungkap Alasan Ajari Anak Berkurban Sejak Dini
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Menteri Transmigrasi Dukung Investasi Digital Rp 88 Triliun di Batam, Siapkan SDM Unggul Berintegritas
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Foto: Jelang Hari Raya Idul Adha, Stasiun Senen Mulai Dipadati Penumpang
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenkeu Ungkap Skandal Ekspor CPO, 10 Perusahaan Raksasa Diduga Terlibat
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.