JAKARTA, KOMPAS.com - Istri mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Eny Retno, berharap proses hukum yang menjerat suaminya dalam kasus dugaan korupsi kuota haji dapat segera terselesaikan dengan baik.
Eny meyakini kebenaran akan terungkap seiring berjalannya proses hukum yang kini dijalani Gus Yaqut di Rumah Tahanan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kalau harapan soal kasus ya pastinya berharap semuanya berakhir baik-baik saja. Yang benar akan kelihatan benar dan semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” kata Eny usai menjenguk suaminya pada momentum Idul Adha, Rabu (27/5/2026).
Baca juga: Istri Gus Yaqut Sambangi Rutan KPK, Bawakan Tempe Goreng Kesukaan Suami
Gus Yaqut saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji dan ditahan di Rumah Tahanan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Eny mengaku suaminya tidak banyak bercerita mengenai perkara yang sedang dihadapi.
Menurutnya, setiap pertemuan lebih banyak diisi pembicaraan soal keluarga dan anak-anak agar Gus Yaqut tetap semangat menjalani proses hukum.
“Kalau dari cerita Abah sih tidak banyak. Beliau juga tidak terlalu banyak cerita soal kasus ke saya. Kalau ketemu, kami lebih banyak ngobrol soal anak-anak dan keluarga supaya beliau tetap semangat," tutur Eny.
Baca juga: Gus Yaqut dan Bupati Sudewo Shalat Idul Adha di Rutan KPK
Ia juga mengungkapkan selama lebih dari dua bulan penahanan, suaminya baru dua kali dipanggil penyidik.
“Yang saya tahu, selama lebih dari dua bulan di sini baru dua kali dipanggil. Pertama sebagai saksi untuk Gus Alex, kemudian yang kedua saat perpanjangan penahanan. Setelah itu belum ada lagi," ungkapnya.
Saat menjenguk suaminya, Eny mengaku membawa sejumlah makanan untuk Yaqut.
Salah satunya adalah tempe goreng yang menjadi makanan kesukaan suaminya.
Baca juga: Bareng di Gedung KPK, Gus Yaqut: Salam Buat Gus Ipul, Gus Ipul: Lho, Ada Dia Tah?
“Hari ini memang jadwalnya mengirim barang buat beliau ya. Jadi yang pasti saya kirim tempe goreng, itu kesukaan beliau," kata Eny.
Selain itu, ia juga membawa sayur-sayuran dan makanan ringan karena makanan matang tidak bisa bertahan lama di rutan.
Eny juga menceritakan suaminya menghindari makanan bersantan saat menjalani masa penahanan.
Menurut Eny, Yaqut memiliki riwayat penyakit lambung atau GERD sehingga harus menjaga pola makan.
Baca juga: Usai Diperiksa KPK, Gus Yaqut: Salam Buat Gus Ipul Ya
“Tidak. Kebetulan Abah kan punya GERD, jadi tidak bisa makan yang bersantan. Jadi yang ringan-ringan saja, non-santan. Daging juga tidak terlalu suka. Jadi nanti paling makanan ringan saja,” ucapnya.
Menurut Eny, suaminya tidak terlalu pilih-pilih soal makanan.
Namun, kondisi lambung membuat pola makan harus lebih diperhatikan.
“Bapak itu sebenarnya tidak terlalu rewel soal makanan, cuma karena penyakit lambungnya jadi harus hati-hati. Tapi alhamdulillah sekarang sudah sehat," tutupnya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




