Baru Diumumkan, BYD M6 DM Langsung Kantongi Banyak Pesanan

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

BYD mulai melihat peluang besar untuk pasar mobil plug-in hybrid di Indonesia lewat kehadiran M6 DM. Model terbaru ini langsung menarik perhatian konsumen sejak diperkenalkan, bahkan sebelum peluncuran resminya dilakukan secara penuh.

PT BYD Motor Indonesia mengungkapkan bahwa angka pemesanan terus bertambah dalam beberapa hari terakhir. Walau belum merinci jumlah pasti, perusahaan menyebut order yang masuk sudah mencapai ratusan unit.

M6 DM menjadi model PHEV pertama BYD di Indonesia. Sebelumnya, pabrikan asal China tersebut lebih dulu dikenal melalui lini kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV).

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan tingginya rasa penasaran masyarakat terlihat dari banyaknya calon konsumen yang datang langsung ke jaringan dealer.

“Masyarakat cukup antusias mencari tahu soal teknologi dan produk ini. Setelah kami mengumumkan indication price, pemesanannya langsung bergerak cukup cepat,” ujar Luther di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

BYD juga mencatat permintaan tidak hanya berasal dari Jakarta. Sejumlah kota di luar Pulau Jawa disebut ikut menyumbang pemesanan untuk M6 DM.

Melihat respons tersebut, BYD berencana memperluas kegiatan pengenalan teknologi Dual Mode Hybrid ke berbagai daerah. Agenda roadshow dijadwalkan berlangsung di beberapa kota besar seperti Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar dalam beberapa pekan mendatang.

Dari sisi spesifikasi, BYD M6 DM menggunakan kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan motor listrik yang didukung teknologi hybrid generasi terbaru milik BYD. Tenaga disalurkan melalui transmisi E-CVT yang dirancang khusus untuk sistem hybrid.

Baca Juga: Mobil Listrik China Kuasai 15 Persen Pasar Eropa, BYD hingga Chery Melonjak

Baca Juga: Viral Logo Gerindra di Poster BYD Tech-Culture Fest, Ini Duduk Perkaranya

Mobil ini memakai Blade Battery berkapasitas 18,3 kWh dengan material lithium ferrophosphate (LFP). Dalam mode listrik penuh, kendaraan diklaim mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer.

Sementara untuk penggunaan gabungan antara motor listrik dan mesin bensin, jarak tempuh totalnya disebut bisa mencapai sekitar 1.300 kilometer dalam kondisi baterai serta tangki bahan bakar penuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanam 50 Ribu Ha Serentak, Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Kombinasikan ETLE dan Tilang Manual
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Semangat Berbagi Iduladha 2026, BRI Group Distribusikan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah Indonesia
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bupati Jeje Pantau Langsung Kesibukan Rumah Jagal Saat Idul Adha
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Magang di Kemensetneg Dibuka, Kesempatan Emas untuk Mahasiswa dan Siswa SMK
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.