HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bek PSMS Medan, Erwin Gutawa, hengkang dari PSMS Medan. Pemain kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu pamit melalui unggahan di akun instagram pribadinya, Selasa (26/5/2026). Belum diketahui pasti ke mana bakal berlabuh. Apakah akan CLBK dengan PSM Makassar?
Erwin merupakan tidak asing bagi publik Makassar. Dia merupakan mantan pemain PSM. Di era Bernando Tavares pemain 33 tahun ini selalu menjadi andalan di lini belakang. Puncaknya, turut mempersembahkan gelar Liga Indonesia musim 2022/2023.
Salah satu penghambat kembalinya Erwin ke Juku Eja, bisa saja faktor usia. Usia emas Erwin sudah lewat. Bulan Juli mendatang dia sudah berusia 34 tahun. Bukan usia ideal bagi pesepak bola lokal.
“Keringat, tawa, dan perjuangan yang kita bagi di lapangan. Berpisah dengan tim sehebat kalian adalah hal yang berat, tapi kenangan dan persahabatan ini akan bertahan selamanya. Sampai jumpa di lapangan berikutnya! Terima Kasih,” tulis Erwin saat berpamitan.
Dia juga menuliskan terima kasih kepada orang-orang yang berjasa di belakang layar. Manajer, pelatih, pemain, offisial dan seluruh sporter PSMS Medan, saya doakan semoga kedepannya PSM Medan bisa berprestasi yg lebih baik. Saya izin pamit,” tambahnya.
Di PSMS Medan Erwin hanya bertahan satu musim. Namun, dia masuk ke dalam skuad utama Ayam Kinantan di Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026.
Saat berseragam PSMS Medan, Erwin bermain selama 1.325 menit dalam 15 laga. Bahkan beberapa kali dipercaya pelatih Eko Purdjianto untuk mengenakan ban kapten di lengan.
Dilansir dari tribunmedan, Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan membenarkan bahwa kerja sama dengan Erwin tidak berlanjut. “Ya, betul,” ujar Fendi, dikutip Rabu (27/5/2026).
Fendi tidak membeberkan penyebab tidak memperpanjang kontrak Erwin. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan internal tim. Keputusan ini. kata dia, diambil demi kebaikan klub maupun sang pemain. (*)





