Hari ini, orang sudah tidak terbiasa mengangkat telepon. Ada beragam faktor yang membuat orang ogah mengangkat telepon. Benarkah karena kecemasan (axienty)?
Uswitch, sebuah lembaga yang rutin membuat laporan terkait penggunaan ponsel, pernah melakukan survei terkait fenomena ini. Survei ini dilakukan Unswitch pada 9-12 April 2024 terhadap masyarakat Inggris. Ada 2.000 responden dalam survei ini. Rentang usia mereka 18-34 tahun.
Dari survei tersebut, ditemukan bahwa 1 dari 4 anak muda tidak suka mengangkat telepon. Mereka merasa tidak nyaman untuk mengangkat telepon.
Selain itu, 70% responden dari kelompok usia itu mengaku lebih suka dengan komunikasi melalui pesan teks (chat) daripada panggilan suara.
Sebagian besar dari mereka memilih untuk mengabaikan panggilan dari nomor asing. Mereka juga akan mengecek identitas si penelepon jika itu nomor asing.
Dari survei itu, peneliti menganalisis penyebab keengganan mengangkat telepon ini. Panggilan telepon dianggap sering memicu perasaan cemas (axienty) dan kerap diasosiasikan dengan kabar buruk dan keadaan darurat. Mengangkat telepon juga bisa memicu ketakutan kalau salah bicara.
(rdp/imk)





