MUI Beri Penjelasan soal Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penjelasan soal pembelian hewan kurban menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

MUI Beri Penjelasan soal Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penjelasan soal pembelian hewan kurban menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dijelaskan, pembelian ini tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh mengatakan, mekanisme tersebut dinilai sah secara syariat karena diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas. Praktik tersebut memiliki landasan fikih yang jelas dan bukan hal baru dalam konsep kepemimpinan Islam.

Baca Juga:
Prabowo-Gibran Kurban Sapi Limosin 1 Ton Lebih di Masjid Istiqlal

“Terkait dengan pembelian sapi dari APBN oleh Presiden melalui Banpres, saya kira ini secara syar’i tidak ada soal,” kata Prof Niam dalam pernyataan resminya, Rabu (27/5/2026).

Dalam tradisi Islam, kata dia, pemimpin atau imam memang dianjurkan menyediakan hewan kurban menggunakan kas negara untuk kepentingan rakyat. Dia merujuk pada hadis riwayat Imam Bukhari mengenai anjuran pemimpin membeli hewan kurban melalui Baitul Mal atau kas negara.

Baca Juga:
Prabowo Kurban 1.098 Sapi, Istana Sebut Anggaran Rp100 Miliar dari Banmaspres

Dalam konteks Indonesia saat ini, APBN disebut dapat dipahami sebagai bentuk modern dari Baitul Mal. Karena itu, kurban yang dilakukan Presiden melalui anggaran negara dipandang sebagai kurban atas nama negara untuk masyarakat.

Baca Juga:
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban untuk Iduladha ke Seluruh Indonesia

“Sehingga kurban dari negara untuk kepentingan masyarakat. Dan itu tidak ada soal secara syar’i,” katanya.

Selain dari sisi hukum agama, MUI juga menilai mekanisme tersebut wajar secara teknis birokrasi. Prof Niam membandingkannya dengan penyaluran bantuan sosial pemerintah yang juga menggunakan dana negara untuk masyarakat.

Menurutnya, sapi kurban tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan didistribusikan kepada masyarakat di berbagai daerah.

“Sebagaimana anggaran negara melalui Banpres diberikan sembako kemudian didistribusikan untuk masyarakat, dan ini tentu tidak ada isu,” ujarnya.

MUI juga menilai penyaluran kurban Presiden dapat menjadi bagian dari syiar Iduladha sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diketahui menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, pondok pesantren, lembaga sosial, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan, sapi yang dibagikan merupakan sapi premium dengan berbagai jenis seperti Simmental, Limousin, Brahman, Belgian Blue, hingga sapi Bali.

Menurutnya, seluruh sapi telah memenuhi syarat kurban, mulai dari kondisi kesehatan, usia, hingga bobot hewan.

“Jadi, sapi-sapinya sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik,” kata Juri.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Prabowo Shalat Idul Adha di Paris, Didampingi Didit dan Teddy
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Iduladha 2026, Pasokan Elpiji 3 Kg di Lumajang Ditambah 60 Ribu Tabung
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
NASA berencana lakukan tiga misi ke bulan sebelum akhir 2026
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Bikin Heboh usai Resmi Comeback ke V League, Media Korea Bocorkan Kapan Megawati Hangestri Gabung Skuad Hyundai Hillstate
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Hankook Tire Indonesia Salurkan Hewan Kurban Seberat 3,5 ton
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.